Anak Bupati Saiful Tersingkir, PKB Jatuhkan Rekom ke Putra Gus Ali

Pasangan Muhdlor Ali-Subandi saat menerima rekom di kantor DPC PKB Sidoarjo.
Pasangan Muhdlor Ali-Subandi saat menerima rekom di kantor DPC PKB Sidoarjo.

MERAH PUTIH I Sidoarjo - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang akan bertarung pada Pilkada 2020.  Rekom pemilik 16 Kursi di DPRD Sidoarjo itu diberikan kepada Achmad Muhdlor sebagai Calon Bupati (Cabup) dan H. Subandi, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo.

Hal itu tertuang dalam Keputusan DPP PKB dengan Nomor 4055/DPP/01/IX/2020 tentang Penetapan Achmad Muhdlor dan Subandi sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. "Hari ini DPP PKB sudah memberikan rekom kepada Achmad Muhdlor - Subandi untuk pilkada sidoarjo 2020," Kata Anik Maslachah Wakil Ketua DPW PKB Jatim saat membacakan isi surat rekomendasi DPP PKB di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Minggu (6/9).

Anik Maslachah menambahkan pasangan calon yang direkom oleh DPP PKB ini merupakan kombinasi struktural dan kultural warga Nahdliyyin. "Calon yang kami rekom ini, adalah kombinasi struktural dan kultural NU," jelasnya.

Wakil ketua DPRD Jawa Timur itu juga membacakan semua isi surat dari rekomendasi tersebut. Salah satunya, pasangan calon tersebut, diminta langsung berkoordinasi dan melibatkan struktural PKB Sidoarjo dalam menyusun program kerja, tim pemenangan dan rekrutmen saksi.

Kemudia dipoin terakhir, memerintahkan struktur dan anggota PKB se Kabupaten Sidoarjo untuk saling berkoordinasi dalam rangka memenangkan pasangan calon yang dimaksud dalam pilkada sidoarjo 2020.

Saat ini, Gus Muhdlor yang merupakan putra Gus Ali, pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo ini juga menjabat Direktur Pendidikan Yayasan Bumi Shalawat Progresif masa jabatan 2012 – sekarang. Sedangkan, Subandi, saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, dari Fraksi PKB. Sebelum terpilih menjadi anggota dewan, ia pernah menjabat kepala desa dua periode di Desa Pabean, Sedati, Sidoarjo.

Turunnya rekom ini mengandaskan rencana Achmad Amir Aslichin, putra Bupati Nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah, untuk menggantikan ayahnya. Padahal, politisi PKB yang akrab disapa Mas Iin ini semakin gencar menyebar baliho dan masker menjelang turunnya rekom dari PKB. Hanya saja, ayahnya yang kini masih ditahan dan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, tampaknya jadi batu sandungan Mas Iin. (lis)

Editor : Ali Mahfud