Usai Rekom PKB Turun, Gus Muhdlor Daftar ke KPU Malam-malam
MERAH PUTIH|Sidoarjo- Menjelang penutupan tahapan masa pendaftaran Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah di KPUD kabupaten Sidoarjo, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru mendaftarkan jagoannya untuk mengikuti kontestasi Pilkada Sidoarjo 2020.
Rombongan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) dari PKB Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali-Subandi, tiba di kantor KPUD Sidoarjo pukul 19.20, Minggu (6/9). Bapaslon tersebut turut didampingi oleh segenap pengurus dan simpatisan dari PKB.
Beberapa yang tampak hadir dan mendampingi hingga di ruang pendaftaran Bapaslon adalah Ketua DPC PKB Sidoarjo Fathan, Sekretaris DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih, Wakil Ketua DPW PKB Jatim Anik Maslachah dan beberapa lainnya.
Pada kesempatan itu Achmad Mudlor Ali menyampaikan terima kasih kepada KPU yang telah proaktif menerima pendaftaran yng dilakukan. Pihaknya berharap dalam kontestasi ini sama-sama sportif. "Kita lakukan dengan adem nyaman dan gembira dengan sportif,"ucapnya.
Sebelumnya, DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang akan bertarung pada Pilkada 2020. Rekom pemilik 16 Kursi di DPRD Sidoarjo itu diberikan kepada Achmad Muhdlor sebagai Calon Bupati (Cabup) dan H. Subandi, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo.
Hal itu tertuang dalam Keputusan DPP PKB dengan Nomor 4055/DPP/01/IX/2020 tentang Penetapan Achmad Muhdlor dan Subandi sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. "Hari ini DPP PKB sudah memberikan rekom kepada Achmad Muhdlor - Subandi untuk pilkada sidoarjo 2020," Kata Anik Maslachah Wakil Ketua DPW PKB Jatim saat membacakan isi surat rekomendasi DPP PKB di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Minggu (6/9).
Saat ini, Gus Muhdlor juga menjabat Direktur Pendidikan Yayasan Bumi Shalawat Progresif masa jabatan 2012 – sekarang. Sedangkan, Subandi, saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, dari Fraksi PKB. Sebelum terpilih menjadi anggota dewan, ia pernah menjabat kepala desa dua periode di Desa Pabean, Sedati, Sidoarjo.
Turunnya rekom ini mengandaskan rencana Achmad Amir Aslichin, putra Bupati Nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah, untuk menggantikan ayahnya. Padahal, politisi PKB yang akrab disapa Mas Iin ini semakin gencar menyebar baliho dan masker menjelang turunnya rekom dari PKB. Hanya saja, ayahnya yang kini masih ditahan dan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, tampaknya jadi batu sandungan Mas Iin. (lis)
Editor : Ali Mahfud
Harian Merah Putih