PDIP Sidoarjo Pede Menang Lawan Putra Gus Ali dan BHS

Pasangan Cabup Sidoarjo Kelana Aprilianto - Dwi Astutik. (FOTO: HMP/lis)
Pasangan Cabup Sidoarjo Kelana Aprilianto - Dwi Astutik. (FOTO: HMP/lis)

MERAHPUTIH|Sidoarjo - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sidoarjo diikuti tiga pasangan calon. Di antaranya Bambang Haryo Soekartono (BHS) - M. Taufiqulbar, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik, dan Achmad Muhdlor Ali - Subandi.

Melihat komposisi pasangan calon tersebut, Tarkit Erdianto Anggota Fraksi PDI Perjuangan menilai kemenangan Kelana Aprilianto – Dwi Astutik sudah ada di depan mata.

Alasannya sederhana, jika dilihat dari kesolidan internal partai pengusung, jelas koalisi PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) paling solid dalam menghadapi Pilkada sidoarjo.

“Kesolidan struktur dan rakyat terhadap calon yang diusung PDIP (Kelana-Dwi Astutik), kami yakin kemenangan sudah di depan mata,” Kata Tarkit Erdianto  Senin (7/9).

Tarkit menambahkan, respon masyarakat terhadap pasangan Sidoarjo BER-KELAS (Kelana-Astutik) sangat baik, termasuk dari unsur Muslimat NU.
Baginya, dalam pilkada tidak hanya dilihat dari siapa yang direkom. Akan tetapi kalau partai sudah merekom itu hukumnya fardlu ain, tegak lurus untuk memenangkan.

“Ini saatnya kader PDIP memimpin sidoarjo ‘Ojok Wedi Dadi Abang’ bersama rakyat membangun Sidoarjo,” ungkapnya.

Di Pilbup sidoarjo, Bambang Haryo Soerkartono-M. Taufiqulbar diusung lima partai, di antaranya Partai Gerindra (7 Kursi), Partai Golkar (4 kursi), PKS (4 Kursi) Partai Demokrat (2 Kursi) PPP (1 Kursi).

Kelana Aprilianto – Dwi Astutik diusung PDI Perjuangan (9 Kursi) dan PAN (5 Kursi) dan didukung beberapa partai non parlemen.
Sedangkan, Achmad Muhdlor Ali – Subandi diusung PKB (16 Kursi) dan didukung Partai NasDem (2 Kursi). (lis/lmi)

Editor : Tukiman Sarmijan