Satu Bacalon Bupati Malang Positif Covid
MERAH PUTIH | Malang - Salah satu dari bakal calon (Bacalon) Bupati Malang jalur perseorangan dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Laporan ini dikonfirmasi kebenarannya oleh KPU Malang, Selasa (22/9).
"Saya tidak menyebutkan nama, tapi benar terkonfirmasi positif Covid-19," ungkap Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Mahardika saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/9).
Namun begitu, KPU diketahui menunda tahapan pemeriksaan kesehatan untuk bapaslon perseorangan Heri Cahyono-Gunadi Handoko.
Terkait hal ini, Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menjelaskan, penundaan ini sesuai dengan PKPU Nomor 10 Tahun 2020.
KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota berhak menunda tahapan pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon atau salah satu bakal pasangan calon yang dinyatakan positif Covid-19.
Menurut Anis, bakal pasangan calon atau salah satu bakal pasangan calon yang dinyatakan positif COVID-19 dilakukan penanganan sesuai peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pencegahan dan pengendalian COVID-19.
"Setelah dilakukan penanganan, bakal pasangan calon atau salah satu bakal pasangan calon telah dinyatakan negatif atau sembuh dari COVID-19, kami akan melakukan penelitian administrasi kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan calon," ujar Anis.
Selain itu, juga akan dilakukan tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika di rumah sakit yang ditunjuk. Bagi bakal pasangan calon yang akan menjalani tes kesehatan, harus dinyatakan negatif COVID-19.
Hasil berbeda
Sementara itu bakal pasangan calon peserta Pilkada Malang 2020 dari jalur perseorangan, Heri Cahyono mengatakan bahwa dirinya telah menjalani tes usap atau swab test sebanyak dua kali, dengan hasil yang berbeda, dalam rentang waktu kurang dari satu pekan.
Heri menjelaskan, pada 16 September 2020 dirinya melakukan tes usap di Rumah Sakit Lavalette Malang, dan dinyatakan positif COVID-19. Kemudian, pada 19 September 2020, Heri kembali melakukan tes usap di Laboratorium Prodia Malang, dan dinyatakan negatif COVID-19.
"Saya swab di RS Lavalette pada 16 September, dan hasil keluar pada 18 September, dinyatakan positif COVID-19. Kemudian pada 19 September, saya kembali swab di Laboratorium Prodia, hasil keluar pada 21 September, dinyatakan negatif COVID-19," kata Heri. (mlg/rga)
Editor : Rangga Putra
Harian Merah Putih