Cegah Virus Corona, Risma Berkantor di Halaman Balai Kota
MERAHPUTIH |SURABAYA - Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Surabaya menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Salah satunya adalah menerapkan protokol kesehatan di kantor Balai Kota Surabaya.
Selain menerapkan saling menjaga jarak dan wajib menggunakan masker, Risma juga lebih memilih berkantor di posko Halaman Balai Kota.
Risma mengatakan, sejak informasi Covid-19 masuk ke Surabaya, pihaknya langsung membangun posko darurat di Halaman Balai Kota Surabaya. Selain berfungsi untuk dapur umum, rupanya posko yang dibangun ini juga dimanfaatkan untuk dia bekerja dan berkoordinasi dengan jajarannya.
“Kenapa waktu itu aku langsung bangun tenda di sini (Halaman Balai Kota), karena kalau pakai ruangan, lebih besar resikonya,” kata Risma di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Sabtu (11/4).
Menurut Risma, di dalam ruangan ber AC (air conditioning), resiko tertular virus tersebut akan lebih besar. Sebab, ia menilai, jika ada orang carrier Covid-19 dan kemudian masuk ruangan ber AC, bisa saja kemudian virus itu menyebar melalui alat pendingin tersebut.
“Kalau ada orang carrier (Covid-19) dia tersedot pakai AC, kemudian dia (AC) mengeluarkan, kan tidak tahu bisa kena semuanya,” jelas Risma.
Karena itu, Walikota perempuan pertama di Surabaya itu lebih memilih bekerja maupun menggelar rapat bersama jajarannya di posko Halaman Balai Kota Surabaya. Dengan melakukan aktivitas di luar ruangan itu, maka resiko tertular virus tersebut akan lebih kecil. Apalagi di posko itu bisa langsung terkena paparan sinar matahari dan hembusan angin.
“Aku juga tidak tahu apakah virus itu bisa mati jika kena panas (matahari). Tapi, resiko di dalam ruangan itu pasti lebih besar. Jadi semua kita lakukan di sini (posko halaman balai kota),” pungkas Risma.(gun )
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih