Diskusi Sambung Rasa KADIN Surabaya

Eri Cahyadi: Saya Ingin Lompatan Surabaya Melebihi Zamannya Bu Risma

MERAH PUTIH | Surabaya - Di saat ekonomi warga tengah terguncang akibat pandemi Covid-19, Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi, telah menyiapkan sejumlah langkah solutif dan visioner. Tak hanya secara teknis, Eri Cahyadi juga menyampaikan visinya untuk mewujudkan ekosistem bisnis kelas dunia di Kota Surabaya. Seperti apa?

Dalam dialog 'Sambung Rasa bersama Calon Pemimpin Surabaya' yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, Rabu (14/10), Eri Cahyadi kembali menyampaikan komitmennya untuk memulihkan perekonomian di Surabaya. Mulai penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kemudahan izin usaha dan pentingnya dunia usaha, hingga upaya dia mengatasi agar warga Surabaya tidak menganggur.

”Saya ingin mendengar banyak masukan dari para pelaku usaha agar ke depan pemulihan ekonomi bisa lebih cepat kita lakukan,” ucap Eri Cahyadi mengapresiasi langkah Kadin menggelar diskusi virtual itu.

Eri Cahyadi menyampaikan visinya untuk mewujudkan ekosistem bisnis kelas dunia di Surabaya. ”A world-class business environment, itulah yang akan kami wujudkan untuk Surabaya ke depan. Tentu itu hanya akan terwujud dengan dukungan Kadin,” kata mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

”Ketika saya katakan Surabaya punya ekosistem bisnis berkelas dunia, artinya kemudahan dan kepastian izin usaha ini harus kita utamakan,” papar alumni ITS ini.

Yang tak kalah penting, lanjut Eri, adalah Sumber Daya Manusia (SDM). ”Bagaimana caranya tidak ada orang Surabaya menganggur. Maka ketika ada usaha masuk, pegawainya harus 40% warga Surabaya. Untuk kami telah siapkan sertifikasi gratis baik teknik maupun non-teknik agar warga bisa terserap optimal ke lapangan kerja karena karena mereka dibekali kompetensi,” terangnya.

Eri juga menyiapkan berbagai program untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di antaranya pemberdayaan UMKM dengan target membawa 30.000 UMKM Surabaya naik kelas. ”Kami sangat menghargai dunia usaha sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Maka kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan Kadin. Kadin ini isinya orang-orang pintar dan pengusaha hebat berbagai bidang, itu harus dimanfaatkan untuk pembangunan Surabaya,” ungkap Eri.

”Satu-dua tahun saya ingin lompatan Surabaya melebihi zamannya Bu Risma. Dan itu butuh kolaborasi dengan Kadin,” tandas Eri Cahyadi.

Pada kesempatan itu, Eri ditanya perwakilan Gojek sekaligus Head of Regional Government Relations for East Java Boy Arno Muhammad. "Bagaimana pemasaran dan penguatan revenue terhadap UMKM yang saat ini animonya sedang tinggi di masyarakat," tanya dia,

Menjawab hal itu, Eri memaparkan akan mengkoneksikan seluruh UMKM bahkan sentra PKL yang ada di Kota Surabaya dengan aplikasi ojek online. Tak hanya itu, ia juga menyebut akan memberdayakan ojek online nantinya menjadi pemandu tempat-tempat wisata di Surabaya.

"Saya selalu katakan bagaimana ojek online ini bisa bermanfaat bagi Surabaya. Pertama, UMKM Kota Surabaya semua termasuk sentra PKL itu akan terkoneksi dengan ojek online," tandas dia.

"Itu ojek online itu juga akan kita buatkan jadi pemandu wisata. Jadi, bagaimana ada tamu datang dikasih tahu, oh ini ada di sini tempat wisatanya," lanjut Eri.
Tak hanya itu, Eri juga merencanakan akan membangun tempat atau shelter bagi para ojek online. Pembangunan itu rencananya akan dilakukan di sejumlah titik strategis seperti mal atau pusat-pusat perbelanjaan lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Surabaya Ali Affandi menyampaikan terima kasih kepada Eri dan Armudji yang telah bersedia hadir untuk berdiskusi dengan para pelaku usaha di Kota Pahlawan. “Terima kasih Mas Eri Cahyadi dan Cak Armudji yang berkenan hadir, dengan ini artinya paslon memperhatikan betul kemajuan ekonomi Surabaya bersama Kadin,” ujarnya.

Dunia usaha, lanjut Ali Affandi, tentu menginginkan sosok pemimpin daerah yang bisa mendorong perekonomian, apalagi di masa pandemi Covid-19 di mana pemulihan ekonomi menjadi tantangan seluruh daerah di Indonesia dan dunia.
”Pemerintahan yang ramah bisnis tentu menjadi harapan seluruh pelaku usaha,” ujarnya.

Ali Affandi mengapresiasi kiprah Eri Cahyadi dan Armudji yang selama ini sangat memahami problematika ekonomi di Kota Pahlawan. Dengan pengalaman Eri dan Armudji selama ini, menurut dia, kedua sosok itu tentu sangat memahami Kota Surabaya. Eri juga dinilai sangat mendukung pengembangan dunia usaha alias sosok yang ramah bisnis.

”Sehingga kita di sini berdiskusi dengan beliau agar bagaimana ke depan pemulihan ekonomi lebih cepat dilakukan,” pungkas Andi, sapaan Ali Affandi. (rl/rga)

harianmerahputih.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top