Densus 88 Mabes Polri, Geledah Rumah Terduga Teroris di Sukodono Sidoarjo

Penggeledahan Densus 88 di rumah terduga teroris Sukodo, Sidoarjo. ( foto : hmp/ris )
Penggeledahan Densus 88 di rumah terduga teroris Sukodo, Sidoarjo. ( foto : hmp/ris )


MERAHPUTIH|SIDOARJO - Tim Densus 88 Anti Teror menggeledah rumah terduga teroris dikawasan Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jatim. Dari pantauan di lapangan, bahwa pengeledahan yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri sekitar pukul 16.00 WIB sabtu sore tadi. Menurut Penuturan warga setempat, tim densus 88 berhasil membawa ratusan butir peluru dan sejumlah senjata rakitan. Dari dalam salah satu rumah warga.

"Kabarnya Erwin dan Zulfikar sudah ditangkap. Sore tadi baru dilakukan penggeledahan rumahnya," ujar Ketua RT 07, RW 02, Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo, Budi Firmansyah, Sabtu, 11 April 2020 malam.

Menurutnya, Densus 88 melakukan penggeledahan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB. Dia baru mendengar setelah mendapat kabar adanya penggeledahan oleh tim densus 88.

"Tadi, banyak warga yang menyakisikan disini. Cuma dari jarak yg cukup jauh. Bahkan wartawan pun tidak boleh mendekat," kata Ketua RT 7.

Dari hasil pantauannya, petugas bersenjata lengkap membawa ratusan butir peluru dan senjata rakitan yang tersimpan didalam rumah tersebut. Sedangkan Erwin dan Zulfikar yang lebih dulu ditangkap tim densus 88 merupakan kakak adik.

"300 an butir peluru dan senjata rakitan yang belum di rakit," terang Ketua RT 7 Budi firmansyah.

Budi kepada harianmerahputih.id lewat via telepon menjelaskan, Erwin merupakan warga pendatang asal Ambon. Dia tinggal bersama ibunya Gemar Bayakub sejak 10 tahun yang lalu. Namun, akhir-akhir ini Erwin memilih tinggal dikawasan Dusun Saimbang, Desa Kebonagung, Sukodono.

"Keluarga Erwin dikenal tertutup. Mereka jarang terlihat berinteraksi dengan warga sekitar," ujar Budi. (ris )

Editor : Lasiono