Jokowi: Presiden Prancis Melukai Hati Seluruh Umat Islam di Dunia
MERAHPUTIH| JAKARTA- Indonesia mengecam aksi kekerasan yang memakan korban jiwa di Nice, Paris. Preiden Joko Widodo juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina Islam juga melukai perasaan umat Islam sedunia.
Macron mengijinkan Charlie Hebdo yang menerbitkan kembali kartun Nabi Muhammad SAW pada September 2020 dengan alasan kebebasan berekspresi. Ini membuat umat Islam seluruh dunia terluka.
Di bagian lain, seperti dinukil dari ANTARA, Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers, seusai mengikuti rapat dengan Presiden dan Wakil Presiden yang dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan organisasi keagamaan di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, menyatakan Pemerintah menyerukan bahwa setiap upaya mengekspresikan atau menyatakan pendapat terkait apa yang dinyatakan Presiden Prancis supaya dilakukan dengan tertib, tidak merusak, bisa dilakukan lewat media yang tersedia.
Dia mengatakan tidak ada yang boleh diperlakukan secara anarkis, atau boleh dirusak, karena di Indonesia tidak ada institusi atau orang atau siapa pun yang dianggap ikut bertanggung jawab atas pernyataan Presiden Prancis.
"Jadi kalau menyatakan pendapat, menyampaikan aspirasi, sampaikan dengan tertib dan tidak melanggar hukum. Sekali lagi tidak ada di sini yang harus ikut bertanggung jawab, apakah institusi atau perusahaan atau orang, yang ikut bertanggung jawab atau mendukung pernyataan Presiden Macron," ujar dia.(red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih