Maling Motor Honda Vario di Bringkang Tertangkap CCTV

Tangkapan CCTV diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor. IST
Tangkapan CCTV diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor. IST

MERAHPUTIH|GRESIK-Hati-hati dan waspada! Maling motor masih menjadi ancaman dan momok di wilayah hukum Polsek Menganti dan sekitarnya.

Kejadian terbaru adalah hilangnya motor Honda Vario Putih yang diparkir di depan rumah. Motor milik Ita Juniati, warga Bringkang RT 002/RW 001, Menganti, Gresik Sabtu (31/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Hujan rintik-rintik sedari siang membuat pelaku dengan mudah memanfaatkan kelengahan pemilik motor. Alhasil, motor Vario 160 hitam dengan nopol W 2663 BW, seketika digondol maling.

Pelaku diduga berjumlah dua orang dana ketika beraksi menggunakan jas hujan biru dan helm merah. Dugaan mereka adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor setelah aksi mereka tertangkap close circuit camera television (CCTV).

Dalam rekaman CCTV terlihat salah seorang pelaku menunggu tidak jauh dari lokasi sembari tengok kiri-kanan. Dirasa aman, dia terlihat memberi kode kepada rekannya. Tidak berselang lama, pelaku lainnya membawa kabur motor dengan kecepatan cukup tinggi sehingga tidak terlihat jelas di CCTV.

Korban dalam laporannya ke Polsek Menganti dengan Nomor: TBL/188 A/X/2020/Polsek mengatakan, sebelumnya, motor baru saja dicuci anaknya. Lalu kemudian ditaruh di teras rumah. Tidak butuh lama bagi maling melakukan aksinya. Hanya lima menit motor sudah tidak berada di tempatnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 16 juta. Sebulan sebelumnya, warga Desa Bringkang atas nama Jumiati juga kehilangan motor Honda Beat. Motor hilang ketika di parkir di depan warung sekaligus rumah Jumiati.

"Motor baru saja dipakai anak saya waktu itu," kata Jumiati.

Banyaknya kejadian motor hilang seharusnya menjadi pelajaran warga Bringkang dan sekitarnya agar lebih waspada. Karena biasanya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dan beraksi di jam-jam ketika warga beristirahat siang. yaitu antara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. (ono)

Editor : Eko Yudiono