Physical Distancing Dari Raya Darmo Dialihkan ke Pandigiling Surabaya
MERAHPUTIH|SURABAYA - Tekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur. Forkopimda Jatim terus melakukan Evaluasi terkait penyebaran Virus tersebut. Di surabaya khususnya, bahwa beberapa waktu lalu. Sebaran Covid-19 di Jalan Raya Darmo hingga ke Jalan Tunjungan Surabaya diterapkan Physical Distancing, dimana penyebaran Covid-19 dari jalan tersebut begitu cepat.
Polda Jatim yang juga sebagai Gugus Tugas Penanganan Percepatan Pencegahan Covid-19. Mewacanakan rencana baru, yakni akan merubah penerapan Physical Distancing dari yang semula mulai Jalan Darmo hingga Jalan Tunjungan Surabaya. Akan dialihkan ke Jalan Pandigiling Surabaya.
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan, dari hasil koordinasi antara Forkopimda Jawa Timur, Kapolda Jatim, Gubernur dan Pangdam V Brawijaya. Sudah ter evaluasi, bahwa untuk jalan tunjungan akan dilanjutkan dengan jalur tertib Physical Distancing. Hal ini dikarenakan, masih banyak orang berkerumun dan masih banyak orang yang berkumpul sehingga masih tetap dilakukan penutupan.
"Dari analisa Intelijen, Jalan Raya Darmo sudah efektif untuk lalu lintas jalur dan akan segera dialihkan. Upaya ini melihat dari beberapa aspek yakni, ODP maupun PDP. Yang nantinya akan dipindah mengarah ke Jalan Pandigiling Surabaya. Karena di Jalan Pandigiling banyak masyarakat yang berkumpul dan berkerumun, sehingga akan dilakukan patroli," Ucap Truno saat di Humas Polda Jatim, rabu (15/4).
Untuk pembukaan Jalan Darmo dan dialihkan ke Jalan Pandigiling, menunggu hasil koordinasi Kapolrestabes Surabaya bersama Walikota Surabaya, katanya.
Sementara itu di seluruh wilayah Jawa Timur, berdasarkan kebutuhan sebaran Covid-19 di Jatim. Nantinya Kapolres jajaran akan berkoordinasi dengan setiap kepala daerah di seluruh Jawa Timur. (ris)
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih