Pegawai Pemprov Maluku Abaikan Prokes saat Rapid Test Antigen

Antrean peserta Rapid test antigen. HMP/BOY
Antrean peserta Rapid test antigen. HMP/BOY

MERAHPUTIH|MALUKU- Memasuki hari kedua pelaksanaan rapid test antigen kepada pegawai di lingkup Pemprov Maluku, masih terkesan asal-asalan dan mengabaikan protokol kesehatan. Pantauan wartawan harianmerahputih.id di halaman kantor Gubernur Maluku, pegawai yang beraktivitas cukup antusias memeriksakan diri mereka.


Hanya saja, tenaga kesehatan yang bertugas tidak sebanding dengan banyaknya jumlah pegawai yang hendak mengikuti rapid test antigen.

Akibatnya, terjadi antrian panjang dengan mengabaikan protokol kesehatan karena pegawai bergerombol masuk ke dalam tenda yang disiapkan dan tidak menjaga jarak aman sesuai anjuran pemerintah. Jumlah pegawai yang banyak membuat petugas yang akan mengambil rapid kewalahan.


Bukan saja itu, panitia bahkan tidak menyediakan tempat cuci tangan bagi pegawai yang akan mengikuti rapid test antigen.


Hal ini sangat ironis, karena Pemprov Maluku selama ini meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Rencananya proses rapid tes antigen akan dilanjutkan hari ini (22/1) untuk para pegawai honorer dan kontrak yang selama ini bertugas di lingkup Pemprov Maluku.


Seperti diketahui pelaksanaan test rapid antigen yang dimulai sejak kemarin, (21/01) yang dilaksanakan mendadak itu diikuti oleh 500 pegawai yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. Hasilnya, lima orang pegawai dinyatakan positif terpapar Covid-19


Menurut Ketua Harian Satgas Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, kelimanya akan mengikuti karantina mandiri di rumah masing-masing. Kendati begitu, Kasrul enggan menyebutkan nama lima pegawainya itu.


Rapid antigen yang dilaksanakan di halaman belakang Kantor Gubernur, dikoordinir oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dengan hanya melibatkan empat orang tenaga medis. Tercatat ada 3000 lebih pegawai pemprov yang mengikuti kegiatan yang dibagi pada tiga titik yaitu pada kantor Gubernur, kantor Dinas Ketahanan Pangan dan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, yang dimulai sejak pukul 08.00 dan berakhir sekitar pukul 15.00.wit.(boy)

 

 

Editor : Eko Yudiono