Dinas Perdagangan Surabaya Libatkan UMKM Produksi Masker
HARIANMERAHPUTIH|SURABAYA- Anjuran Pemerintah menggunakan masker kepada masyarakat saat keluar rumah, membuat masker laris manis terjual. Akibatnya penjual, kesulitan untuk memperoleh masker yang hendak dijual kembali. Oleh karena itu, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), untuk memproduksi masker, selain dijual langsung ke masyakarat, UMKM juga menyalurkan ke Pemerintah Kota.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum mengatakan pihaknya melakukan pemberdayaan UMKM dengan membuat masker sejak tanggal 20 Maret 2020. Sedangkan untuk pembuatan baju APD, dilakukan mulai (23/3).
“Kami sudah melibatkan UMKM untuk membuat dan mendistribusikan masker. Ada sebanyak 74.899 buah masker yang telah dibikin nantinya akan disalurkan ke masyarakat," ujar Farida.
Dalam pembuatan masker tersebut, lanjut Farida, Dinas Perdagangan melibatkan 37 UMKM, sedangkan untuk pembuatan APD melibatkan 11 UMKM.
“Jadi sangat banyak UMKM yang kami berdayakan dan dibagi-bagi tempatnya, sehingga proses pembuatannya lebih cepat,” katanya.
Bahkan, dalam sehari Dinas Perdagangan dapat menyalurkan ribuan masker dan APD. Ia mencontohkan pada 16 April 2020, pihaknya menyalurkan masker sebanyak 5.144 buah dan APD sebanyak 84 buah, sedangkan pada 17 April 2020 menyalurkan 5.000 masker dan 114 APD, kemudian pada 18 April 2020 menyalurkan 2.545 masker dan 159 APD. “Rata-rata kami serahkan ke Dinas Kesehatan, kemudian mereka yang mendistribusikannya,” jelasnya.
Dalam hal ini, pihaknya hanya menyediakan bahan sehingga para UMKM itu tinggal menggarapnya. “Jadi, semua bahannya kita penuhi, mereka tinggal mengerjakan,” imbuhnya.
Farida memastikan, sebelum para UMKM itu membuat masker, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait dengan spesifikasi masker yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 ini. Kemudian, spesifikasi itu untuk dibuat oleh para UMKM yang menggarap masker.
“Makanya, kami pastikan masker dan APD yang kami buat sudah sesuai dengan kebutuhan dalam penanganan Covid-19 ini. Sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ditentukan,” pungkasnya. (ton)
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih