Rencana PSBB di Gresik, PT Wilmar Indonesia Tidak Terganggu
MERAHPUTIH|GRESIK - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, akan memberikan dampak ekonomi di Kabupaten Gresik. Karena aktifitas industri akan dibatasi secara signifikan. Tapi imbas ini bisa tidak berlaku bagi PT. Wilmar Indonesia. Industri pangan dan minyak goreng ini akan terus beroperasi dan mendistribusikan produknya dari dan ke luar daerah Gresik.
PT. Wimar mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Gresik, untuk mendapatkan dispensasi, selama masa pembatasan sosial. Hal ini disampaikan jajaran Direksi PT. Wilmar Indonesia, dalam kegiatan pendistribusian bantuan sembako, ke zona merah Kabupaten Gresik, Senin Sore (20/4).
"Kami sudah koordinasi kepada Satgas Covid-19 dan mengajukan dispensasi agar tetap produksi normal," ujar Andi Mahmud selaku Kepala Sub Divisi Administrasi PT. Wilmar Indonesia.
Menurutnya pendistribusian produk Wilmar selain dibutuhkan untuk wilayah Gresik, juga dibutuhkan ke wilayah-wilayah lain. Selain menyetok untuk seluruh wilayah dalam Negeri. Perusahaan ini juga akan tetap melakukan ekspor produk, ke Negara langganan.
"Bahkan produksi dan penyediaan akan kami tingkatkan, kalau selama Ramadhan nanti permintaan pasar tinggi," ungkap Andi.
Keputusan resmi Gresik berstatus PSBB akan ditetapkan setelah usulan pemprov Jatim ke Kemeterian Kesehatan RI disetujui. Pergub Jatim juga akan menjadi landasan hukum, setelah status PSBB Gresik disetujui Kemenkes. (Yar)
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih