DPRD Jatim Tidak Melarang Warga Asli Jatim Mudik

Ketua DPRD Jatim, Kusnadi. (foto: cak prass/hmp)
Ketua DPRD Jatim, Kusnadi. (foto: cak prass/hmp)

MERAHPUTIH|SURABAYA - DPRD Jatim memutuskan, tidak melarang pemudik asli Jatim untuk pulang kampung. Pertimbangan ekonomi jadi alasan DPRD Jatim tidak melarang perantau mudik.
"Saya atas nama DPRD Jatim, kepada semua struktur pemerintah kab/kota, bahwa kita tidak mungkin menolak orang pulang kampung," kata Ketua DPRD Jatim, Kusnadi di kantornya, Salasa (20/4).

Kusnadi mengaku pihaknya telah mengkaji banyak hal dengan Gubernur Jatim, Kapolda Jatim serta Pangdam V Brawijaya terkait mudik tersebut. Apalagi, menurut Kusnadi saat ini banyak perantau atau pemudik yang tidak bisa bekerja dan tidak mendapat penghasilan.

"Apalagi perantau dari daerah epicentrum COVID-19, misal Jakarta. Akhirnya kan tidak bisa kerja karena zona merah dan memilih pulang ke wilayahnya masing-masing. Bagaimana kita bisa menolak," tegasnya.

"Kita sudah koordinasi juga dengan seluruh bupati/wali kota untuk katakanlah menyiapkan ruang observasi dan karantina di tempat masing-masing. Kalau bisa di rumah perantau masing-masing. Kalau dirasa tidak memadai ya di puskesmas, tidak bisa ya di balai desa," imbuhnya. (red/las)

 

Editor : Lasiono