Cara Jitu Maman Abdurrahman dalam Menjaga Kondisi

Bek Persija Maman Abdurahman. PERSIJA
Bek Persija Maman Abdurahman. PERSIJA

MERAHPUTIH|JAKARTA- Usia hanyalah angka bagi bek Persija Maman Abdurrahman yang kini berusia 39 tahun. Meski tidak muda lagi, namun kondisi Maman  bisa dibilang sangat fit. Dia masih menjadi andalan di lini belakang tim Macan Kemayoran.

Di turnamen pramusim Piala Menpora beberapa waktu lalu, misalnya, Maman bahkan diturunkan tim pelatih pada partai final pertama melawan Persib Bandung yang berkesudahan 2-0 untuk Macan Kemayoran.

Dilansir website resmi klub,  di laga krusial tersebut,  Maman masih mampu bermain dalam level teratas sepak bola Indonesia. Padahal sejawatnya mayoritas telah gantung sepatu dan beralih profesi menjadi pelatih.

Saat ditanya perihal tersebut, Maman pun menjabarkan sejumlah “jurus” yang membuat dirinya tetap fit di pengujung karir.

“Saya selalu menjaga pola makan dan istirahat. Selain itu, saya selalu menambah porsi latihan di luar jadwal latihan tim,” kata Maman pada Sabtu (3/7).

Dalam mengatur pola makan, Maman berupaya menjauhi makanan berminyak dan pedas. Adapun mengenai latihan tambahan, Maman kerap melakukan skiping atau joging di sekitaran rumah.

“Hal itu saya lakukan agar saya tetap fit saat kembali ke tim,” ungkap Maman.

Menurut Maman, latihan ekstra mutlak dibutuhkan karena kondisi fisiknya tak lagi sepadan dengan para pemain muda yang kini banyak mengisi tim Persija.

“Karena masih muda, pemulihan mereka usai libur latihan tergolong lebih cepat. Itu yang ingin saya kejar lewat berlatih sendiri di rumah,” lanjutnya.

Maman pun berharap komitmen yang membawa dirinya tetap bermain level tertinggi sepak bola tanah air tersebut dapat diikuti para pemain muda.

“Saya yang sudah 39 tahun masih bersemangat dan bisa bersaing. Mereka yang muda harus bisa berkembang lebih baik dari saya,” pungkas Maman.

Sejak bergabung pada 2015, Maman telah mempersembahkan sejumlah trofi bagi Macan Kemayoran seperti Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, dan Piala Menpora 2021. (red)

 

Editor : Eko Yudiono