Kasper Schmeichel Dapat Dukungan Moril dari Ayahnya
MERAHPUTIH|INGGRIS-Kiper Denmark Kasper Schmeichel mendapatkan dukungan moril dari Schmeichel senior jelang duel dengan Inggris di babak semifinal EURO 2020 yang akan berlangsung Rabu atau Kamis dinihari WIB.
Schmeichel eks kiper Manchester United menjadi bagian Timnas Denmark ketika merebut Piala Eropa 1992 silam. Keikutsertaan Denmark ketika terbilang mengejutkan karena menggantikan posisi Yugoslavia yang didiskualifikasi.
Schmeichel senior mencatat clean sheet ketika melawan Inggris di Grup Satu tetapi yang lebih penting mampu menggagalkan tendangan penalti Marco Van Basten ketika menang adu penalti 5-4 atas Belanda di empat besar.
“Saya yakin dia akan merasakan hal yang sama seperti saya – bahwa itu adalah tantangan lain,” kata pria 57 tahun seperti dikutip dari ITV Good Morning Britain ketika ditanya bagaimana perasaan kiper Leicester Kasper tentang kemungkinan adu penalti.
“Anda harus menghadapinya dan itu adalah bagian dari pekerjaan yang Anda pilih untuk dilakukan. Anda tahu betapa pentingnya dan seberapa besar itu, tetapi pada akhirnya Anda hanya bisa melakukan banyak hal sebagai penjaga gawang dan dia akan dipersiapkan untuk itu,” ungkapnya.
"Saya pikir satu hal yang akan dia pikirkan adalah terakhir kali Denmark berada di semifinal Kejuaraan Eropa, Denmark menang melalui adu penalti sehingga dia bisa mewujudkannya," lanjut Schmeichel.
Sementara Inggris memang memiliki raja adu penalti sendiri di diri Jordan Pickford. Kiper Everton mampu menampilkan permainan heroik melawan Kolombia di Piala Dunia tiga tahun lalu. Dia mengulanginya lagi di Nations League pada 2019 ketika dia membantu The Three Lions finis ketiga dengan kemenangan adu penalti 6-5 atas Swiss.
Pickford tidak terlalu banyak bekerja di Euro musim panas ini, sebagian besar ia tampil mengesankan saat dibutuhkan dan rekor lima clean sheet berturut-turut di turnamen adalah rekor baru. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih