Musda VI DPD Partai Demokrat Jatim

Semua Kader Sudah Bisa Menerima Apapun Keputusan dari Ketua Umum

MERAHPUTIH I SURABAYA - Musda VI DPD Partai Demokrat (PD) Jatim yang berlangsung di Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (20/1) telah berakhir. Musda ditutup secara resmi oleh Kepala BPOKK DPP Herman Khaeron. 

Hasilnya, dua bakal calon direkomendasi lolos sebagai calon, yakni Emil Elestianto Dardak dan Bayu Airlangga. Dua nama ini selanjutnya akan melakukan fit and proper test di Jakarta, minggu depan.

“Dua nama ini akan melakukan fit and proper test di Jakarta menemui Tim Tiga, yaitu Ketua Umum DPP, Sekjen, dan Kepala BPOKK,” kata Reno Zulkarnaen, Ketua SC (Steering Committee) Musda VI Partai Demokrat Jatim kepada awak media, usai Musda.

Menurut Reno, Emil dan Bayu dinyatakan lolos sebagai calon lantaran didukung lebih dari 20 persen suara dari total 38 DPC Kabupaten/Kota yang ada di Jatim, ditambah satu suara DPP dan satu suara DPD. Sehingga, totalnya di Musda kali ini ada 40 pemilik suara.

Di hadapan Tim Tiga, lanjut Reno, kedua calon akan menjelaskan visi dan misinya jika terpilih memimpin DPD Demokrat Jatim untuk lima tahun ke depan.

“Pada hari ini juga saya mengimbau kepada semuanya (kader Demokrat), bahwa hari ini kita sudah satu, yaitu Demokrat Jawa Timur. Kembali lagi bagaimana kita memenangkan Pemilu pada tahun 2024. Jadi sudah tidak ada lagi siapa pendukung calon A, siapa pendukung calon B,” terang anggota DPRD Jatim ini.

Menurut Reno, insya Allah kini semua kader sudah bisa menerima apapun keputusan dari Ketua Umum, tentunya dari DPP.

“Saya rasa semua kader akan tunduk, solid, dan siap memenangkan Demokrat di tahun 2024,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa dua orang ini, yakni Emil dan Bayu, dinyatakan lolos sebagai calon Ketua DPD Demokrat Jatim setelah dilakukan verifikasi faktual pada hari Rabu (19/1) yang dihadiri semua DPC dengan membawa SK-nya masing-masing, membawa surat dukungannya, kemudian ditanya dan direkam oleh tim dari BPOKK DPP.

“Jadi semua keteranganya direkam. Ada videonya, ada fotonya, dan harus menghadap ke kamera,” ungkap Reno.

Dia juga menjelaskan bahwa paling lama tiga hari setelah dilakukan fit and proper test diharapkan sudah ada SK ketua terpilih. Selanjutnya ketua terpilih bersama tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim. Dan mudah-mudahan bulan depan sudah dilantik.

“Karena kita masih punya agenda untuk melaksanakan agenda, yaitu konsolidasi di tingkat kabupaten/kota, yaitu Muscab, dan seterusnya sampai ke tingkat kecamatan sampai tingkat ranting,” pungkas Reno.

Bayu Airlangga mendapatkan dukungan dari 25 DPC. Ia bersyukur para simpatisan tetap solid dan kompak.

"Kita sudah melaksanakan musda. Kita sudah menemukan hasilnya. Alhamdulillah dukungan kita 25 DPC. Alhamdulillah," ungkap Bayu tak henti bersyukur.

Kendati angka itu kurang dari target sebelumnya, Bayu tak merasa kecewa dan menganggap hal itu wajar dalam agenda politik lima tahunan.

"Itu wajar dalam politik, tapi kita bersyukur, bahwa kita solid kita kompak," tandas di

Bayu enggan membocorkan visi misi. Namun ia memastikan akan bergerak membesarkan Partai Demokrat apabila terpilih dan merangkul semua kader.

"Kita rangkul semua, tidak ada kubu-kubuan. Ini proses demokrasi yang biasa kita lakukan 5 tahunan," kata Bayu.

Semenatara, Emil Elestianto Dardak mengaku senang pelaksanaan Musda VI Demokrat Jatim berjalan lancar.

“Memang Partai Demokrat memiliki satu format ya, yang cukup seksama dalam memilih calon pemimpinnya. Yang telah dirumuskan oleh ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dan, seiring berjalannya waktu, saya menangkap adanya hal yang positif dari interaksi demgan rekan-rekan di DPC dan di DPP, mengenai bagaimana membangun bangsa ini lebih baik ke depannya melalui satu platform partai politik,” kata Emil.

Emil berharap Partai Demokrat akan mendapatkan pemimpin yang terbaik dan dirinya percaya Ketua Umum AHY akan memilih yang terbaik.

“Mas AHY memiliki tentunya wisdom untuk menentukan pemimpin yang baik. Dan, tentunya ini sudah ditegaskan Kepala BPOKK. Saya ingin jadi bagian dari itu,” tuturnya.

Di sisi lain, Musda VI DPD Partai Demokrat (PD) Jatim juga dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara daring.

Ia meminta pertarungan dua nama calon Ketua di Musda Demokrat Jatim tidak sampai memecah belah partai.

AHY mengungkapkan, semangat dalam Musda kali ini ialah konsolidasi. Seluruh proses pencalonan sudah ditetapkan sesuai AD/ART partai.

"Saya berharap jangan jadikan Musda sebagai kegiatan yang serba formalitas saja. Mari dijadikan momentum Demokrat untuk terus berbenah diri melanjutkan segala hal positif yang dicapai," terangnya.

"Musda harus bisa menjadi ajang konsolidasi, fokuskan kita menyiapkan mesin partai untuk meraih suara di Jatim. Musda Jatim memiliki posisi strategis, dan saya berharap tidak hanya menyiapkan mesin partai, tapi meyakinkan bahwa partai kita solid," pungkasnya. (red)

harianmerahputih.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top