Banyak Warga Menutup Jalan Desa dan Perumahan

harianmerahputih.id
Salah satu kawasan Wisma Sarinade warga menutup buka pintu masuk perumahan. ( foto:bil/hmp)

MERAHPUTIH|SIDOARJO - PSBB di Kabupaten Sidoarjo, telah memasuki hari ketiga pada Kamis (30/4). Dengan massifnya himbauan yang telah diberikan oleh petugas, ternyata juga mendapatkan perhatian Khusus dari Masyarakat.

Hal ini terlihat dari beberapa ruas gang atau jalan Desa, maupun Perumahan di Kabupaten Sidoarjo. Yang terlihat sudah diamankan oleh para Relawan maupun warga Desa yang memberikan Pengamanan.

Salah Satunya seperti terlihat di Kawasan Wisma Sarinade, Jalan Pahlawan Sidoarjo, Sekardangan Sidoarjo, Jalan Gajah, dan masih banyak lagi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, yang turut mendirikan Check Point Mandiri, bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa.

Di beberapa titik, warga luar Desa yang akan memasuki Desa atau Perumahan, dilakukan cek identitas terlebih dahulu serta penyemprotan disinfectan agar steril saat memasuki wilayahnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Saat ditemui Pasca pemberangkatan 1000 Bantuan sosial dampak covid-19, di Mapolresta Sidoarjo pada Kamis (30/4), juga memberikan Apresiasinya kepada Masyarakat.

Masyarakat sudah banyak yang patuh, walaupun juga masih ada yang belum patuh, tapi itu merupakan tanggung jawab kami sebagai pelaksana untuk tetap memberikan edukasi. Yang perlu kita apresiasi peran serta dari Warga ataupun Relawan untuk mengamankan Desa dan gang-gangnya ini luar biasa antusiasnya.

"Saya tadi cek sendiri dan saya salut, begitu jam malam diberlakukan, maka sudah banyak warga dan relawan menggunakan atribut yang sama, untuk mengamankan kampungnya dengan berjaga di Portal atau pintu masuk desa," ujar Kapolresta.

Sementara itu keterangan Ketua Rt 23, Sekardangan, Edi, yang wilayahnya terkenal sering mendapatkan penghargaan atas berbagai inovasinya, saat dihubungi oleh harianmerahputih.id mengatakan, bahwasannya di kawasan Sekardangan setiap Portal selalu diberlakukan penjagaan setiap diberlakukannya Jam malam dalam PSBB ini, bekerjasama dengan relawan.

"Kita selalu utamakan agar masyarakat ini kalau bisa tidak kemana-mana kalau memang tidak mendesak, karena pemberlakuan jam malam juga akan dikenakan Sanksi jika dilanggar tanpa alasan yang jelas. Masyarakat Sekardangan juga antusias dengan peraturan yang sudah ditetapkan agar mata rantai penyebaran virus ini juga bisa segera diputus," Jelas Edi. (bil)

 

 

Editor : Lasiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru