MERAHPUTIH I SURABAYA - Ratusan orang mahasiswa hadir dalam acara Diskusi Publik dengan tema Optimalisasi Peran Generasi Muda dalam Mendukung Perkembangan Ekonomi Melalui Transaksi Digital di Indonesia. Acara dilaksanakan di Auditorium FMIPA Unesa, Ketintang Surabaya, Minggu (10/9).
Dalam sambutannya anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia mengajak agar masyarakat terutama kaum muda mampu mengelola kebutuhan secara bijak. Artinya, berbelanja sesuatu sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.
"Mari kita mengelola diri kira sendiri agar berbelanja sesuai kebutuhan saja, ojok asal mumpung diskon trus kalap opo ae dituku padahal gak butuh (jangan asal mumpung diskon lalu apa saja dibeli padahal tidak membutuhkan)," tuturnya
Dalam kesempatan ini, Legislator Daerah Pemilihan Jawa Timur 1 (Surabaya & Sidoarjo) itu juga menyampaikan pentingnya para pemuda mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Baca juga: Eri Cahyadi Raih Anugerah Tertinggi PGRI
"Mari kita ambil peran sesuai dengan kapasitas kita untuk kemajuan bangsa ini," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama,Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rizki Ernadi Wimanda dalam sambutannya mwnyampaikan bahwa segala sistem yang dibangun oleh Bank Indonesia harus mampu membuat perekonomian berjalan efisien.
Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan
"Melalui transaksi digital yaitu QRIS ini diharapkan agar aktivitas perekonomian masyarakat pada era modern ini berjalan secara efisien", harapnya.
Sementara itu wakil Dekan Fakultas Vokasi Unesa, Warju dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada 6 literasi yang perlu dikuasai oleh generasi muda saat ini. Diantaranya adalah literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya. 6 hal inilah yang perlu dikuasai oleh para generasi muda, agar kedepan Bangsa ini memilik orang-orang hebat yang akan memimpin negar ini menjadi lebih maju lagi. (red)
Editor : prass prasetyo