Meski Pandemi, Jadwal Giling PTPN X On Schedule

harianmerahputih.id
Ilustrasi Pabrik Gula (Foto: ist)

MERAHPUTIH | SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara X memastikan bahwa jadwal giling sembilan pabrik gula miliknya tetap on schedule. Meskipun Indonesia dan dunia tengah menghadapi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) pihaknya terus berupaya agar giling tahun 2020 tetap terlaksana sesuai dengan jadwal yang disusun sejak awal tahun.

Direktur Produksi PTPN X, Aristo Harisman mengungkapkan untuk persiapan musim giling telah dilakukan sejak akhir tahun kemarin. Seluruh tahapan-tahapan proses gilingpun telah dilakukan dan saat ini, sembilan pabrik gula milik PTPN X sudah siap berproduksi.

Baca juga: Impor Gula Besar-besaran, PG Swasta dan Distributor Paling Diuntungkan

"Untuk jadwal giling sembilan pabrik gula akan tetap on schedule. Yang pertama tepatnya 1 Juni 2020 adalah PG Gempolkrep disusul dengan PG Pesantren Baru," kata Aris saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (3/5).

Dalam jangka waktu dua minggu, sambung Aristo, seluruh pabrik gula milik PTPN X akan beroperasi. Untuk memastikan jadwal giling on schedule, PTPN X pun telah mengajukan permohonan beroperasi dari Kementerian Perindustrian, mengingat di masa pandemi ini pemerintah memerintahkan untuk pelaksanaan social distancing bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana akan menerapkan Pembatasan Social Berskala Besar (PSBB).

"Selain mengajukan permohonan ke Kementerian, kami pun terus melakukan komunikasi dan memohon dukungan dari Muspida dan muspika serta kepada gubernur agar proses giling tidak ada hambatan," ujarnya.

Meskipun giling, Aristo menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan prosedur keamanan yang sudah ditetapkan seperti menyediakan masker, handsanitasier, tempat cuci tangan dan sabun.

Baca juga: THR Direksi dan Komisaris PTPN XI untuk Sembako Kemanusiaan

"Untuk jalur truk tebu yang masuk ke dalam pabrik pun telah kami lakukan pemetaan agar trus yang masuk tidak bersamaan namun kebutuhan pabrik akan bahan baku tebu tetap terpenuhi," tegasnya.

Aristo menambahkan selain menerapkan prosedur keamanan dan kesehatan di lokasi pabrik, pihaknya pun menetapkan prosedur keamanan tersebut di kebun, dengan memberikan masker kepada tenaga tebang.

Saat disinggung soal kenaikan harga gula kristal putih di pasaran, Aristo mengungkapkan stok gula di PTPN X sudah tidak ada, semua gula produksi tahun 2019 lalu sudah habis dilelang.

Baca juga: KPPU Curigai Masalah Distribusi Gula, KTM Cokot BUMN

"Stok gula kami tinggal sedikit dan itupun diperuntukkan bagi parcel lebaran untuk karyawan yang setiap tahun selalu diberikan," ungkapnya.

Melonjaknya harga gula dipasaran, diharapkan bisa terkendali saat musim giling tiba. Dimana pabrik gula mulai memproduksi gula sehingga stok gula mudah didapatkan dan diharapkan bisa mengkoreksi harga saat ini. (Sis/tji)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru