Bantu Pelaku UKM Penetrasi Pasar Ekspor,Kemendag Gelar Business Counseling di TEI ke-38

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I TANGERANG - Kementerian Perdagangan menggelar Konseling Bisnis (Business Counseling) pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38. Business Counseling ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk melakukankonsultasi secaralangsung dengan perwakilan perdagangan terkait akses untuk melakukan penetrasi pasar ke luar negeri.

Business Counseling berlangsung pada hari ini, Jumat, (20/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten.Business Counseling dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pertama dilaksanakan pukul 08.30--11.30 untuk para ekshibitor dan sesi kedua pukul 13.30--15.30 untuk para pengunjung TEI atau umum. Pada sesi konsultasi bisnis ini, hadir 45 Perwakilan Perdagangan (Perwadag) di Luar Negeri yang terdiri atas para Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, dan Konsul Dagang Hongkong.

Baca juga: Pemerintah Longgarkan Aturan Impor, Fokus Dorong Daya Saing Nasional

Tercatat 377 peserta yang meliputi pelaku UKM, eksportir, dan calon eksportir yang merupakan ekshibitor, serta para pengunjung TEI telahmengikuti Business Counseling.

Baca juga: Mendag Meninjau Harga dan Stok Bapok di Pasar Genteng Baru Surabaya

“Business Counseling pada TEI ke-38 ini digelar dengan tujuan agar para pelaku UKM mendapatkan wawasan, pengetahuan, informasi, dan pemahaman tentang peluang dan permasalahan ekspor yang dihadapi dalam mendapatkan akses dan penetrasi ke pasar luar negeri. Business Counseling ini juga merupakanwadah untuk berbagi informasi mengenai isu-isu perdagangan, adaptasi produk, informasi buyers, dan regulasi impor di negara akreditasi,”ungkap Sekretaris Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Ganef Judawati.

Ganef menuturkan, melalui Business Counseling ini, para pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan mendapatkan solusi atas permasalahan ekspor yang dihadapi.

“Saya berharap para peserta kegiatan Business Counseling dapat secara aktif mengikuti kegiatan ini sehingga dapat diperoleh gambaran lengkap akan akses dan penetrasi pasar di luar negeri. Kami juga berharap, komunikasi antara perwadag dan peserta kegiatan Business Counseling tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dalam bentuk bimbingan dan pendampingan bagi pelaku UKM dalam melakukan ekspor,”pungkas Ganef. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru