Polisi Kejar Dua Remaja Yang Nekat Trobos Pos Chek Poin

harianmerahputih.id
Setiawan (16) dan Muntaha (19), langsung dicek suhu tubuhnya oleh tim kesehatan. ( foto: yar/hmp)

MERAHPUTIH|GRESIK - Dua remaja terpaksa diamankan petugas gabungan pos chek poin exit tol Kebomas Gresik. Pasalnya kedua remaja ini, nekat masuk tol dengan mengendarai sepeda motor. Petugas sempat melakukan pengejaran, akhirnya keduanya berhasil diamankan.

Petugas sempat dibuat marah, pasalnya selain tidak membawa SIM dan KTP, kedua remaja asal Tuban ini, mengaku hendak ke Surabaya untuk jalan-jalan ke pantai Kenjeran. Hanya STNK saja dokumen yang dibawa kedua remaja ini, dengan niat melintasi tol. Petugas gabungan pun dibuat kesal dengan pengakuan lugu kedua remaja itu.

"Katanya mau jalan-jalan ke Pantai. Dari Tuban ke Surabaya gak bawa surat-surat. Yang satu 19 tahun, temannya masih di bawah umur," ungkap Camat Gresik Kota, Purnomo, yang ada di lokasi pos Check Point.

Kedua remaja ini, Setiawan (16) dan Muntaha (19), langsung dicek suhu tubuhnya oleh tim kesehatan. Karena suhunya lebih dari 37 derajat selsius, keduanya diminta istirahat dan cuci tangan.

Muntaha dan Setiawan, mengaku tidak tahu, jika di Gresik dan Surabaya masuk zona merah, dan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka mengaku kesasar masuk tol. "Saya ndak tahu karena belum pernah ke Surabaya. Ini tadi ndak bawa Google Map, jadi kesasar sampai masuk tol," ujar Muntaha dengan polos.

Karena kesal, petugas sempat mengancam akan mengisolasi keduanya selama 14 hari. Namun setelah satu jam di pos, Muntaha dan Setiawan akhirnya hanya diberi surat teguran ,dan diminta kembali lagi ke Tuban. "Jadi ya ini karena mereka ini anak muda dari daerah terpencil, gak tau info-info. Kita suruh mereka pulang saja," tutup Purnomo. (yar)

Editor : Lasiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru