MERAHPUTIH I PENAJAM PASER UTARA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan BSH Hub Community di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (21/12/2023) pagi.
“Saya senang dan menyambut baik bahwa pada pagi hari ini akan dilakukan peletakan batu pertama BSH Hub Community yang berinvestasi di IKN ini. Dan saya sangat menghargai meskipun tadi Pak Haryadi menyampaikan UKM, tapi saya enggak percaya, karena cabangnya sudah 40 masa masih kategori UKM,” ucap Presiden.
Baca juga: Jokowi Kembali ke Solo Usai Purnatugas Sebagai Presiden, Disambut Luhut dan Pj Gubernur Jateng
Ia menjelaskan bahwa setiap Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibebaskan dari PPh, PPN, dan PPh karyawan. Hal itu bertujuan untuk memberikan trigger ekonomi bagi UKM yang berinvestasi di IKN.
“Saya sangat menghargai pembangunan hotel bintang tiga oleh BSH dan juga restoran, karena memang yang hotel yang bintang tiga belum ada, kemudian restoran juga belum ada, sehingga memang saya melihat peluang ini yang diambil oleh BSH,” ungkapnya.
Baca juga: Prosesi Pisah Sambut Kepresidenan: Jokowi Menyambut Prabowo di Istana Merdeka
Presiden mengharapkan Pembangunan BSH Hub Community ini dapat selesai dengan cepat sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Saya berharap betul-betul tadi yang disampaikan oleh Pak Haryadi bahwa sebelum bulan Juli, hotel dan restorannya sudah jadi dan selesai bisa kita nikmati bersama-sama. Saya sangat menghargai pekerjaan yang super cepat itu,” kata Presiden.
Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Aceh, Dorong Peningkatan Distribusi Logistik
Ia juga mengatakan bahwa pembangunan BSH Hub Community ini dapat melengkapi fasilitas yang ada di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Semoga nanti BSH Hub Community ini akan menjadi tempat berkumpul, tempat pertemuan yang lengkap, yang membuat fasilitas yang ada di IKN ini semakin lengkap bagi kita semuanya,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo