MERAHPUTIH I SURABAYA – Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, mengajak kader parpol pengusung dan relawan di Gedung Internatio Surabaya, Sabtu (13/1) untuk melawan intimidasi yang dilakukan oleh oknum aparat. Ganjar menegaskan pentingnya tidak gentar menghadapi tekanan dan memastikan semua pendukung tetap bergerak aktif.
“Saya apresiasi TNI saat itu, kita kontak semuanya, direspons langsung dan dihukum,” tambahnya, merujuk pada kejadian di Boyolali yang dihindari agar tidak terulang.
Dalam sambutannya, Ganjar juga mengingatkan bahwa pemungutan suara tinggal 21 hari lagi dan meminta semua kader parpol serta relawan untuk menyiapkan langkah strategis demi kemenangan.
“Jangan pernah berhenti sebelum lelah, tapi berhentilah di saat selesai dan di garis finish untuk kemenangan kita,” tandas Ganjar.
Baca juga: Eri Cahyadi Raih Anugerah Tertinggi PGRI
Menjelang kampanye terbuka pada 20 Januari 2024, Ganjar Pranowo meminta seluruh relawan untuk menaati aturan. Dia khususnya menekankan penggunaan knalpot standar agar terhindar dari masalah seperti di Boyolali.
“Kita harus mengoreksi diri, besok kalau kampanye terbuka, knalpotnya biasa saja. Nggak usah diganti. Arep mbok bleyer sampek knalpote pecah, sak karepmu,” ungkapnya dengan humor.
Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan
Ganjar menegaskan bahwa relawan 03 harus menjaga ketertiban, menaati peraturan, dan menunjukkan bahwa mereka juga dapat berperilaku tertib dalam setiap kegiatan kampanye.
“Kita sekali lagi ikut aturan, kita tetap tertib. Maka saya senang sekali hari ini bisa bertemu bapak ibu, saya doakan bapak ibu sehat. Jaga semangat perjuangan kita dan kita akan komunikasi terus-menerus,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo