MERAHPUTIH I SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak menggelar konvoi takbir keliling di jalan raya. Tujuannya, agar tidak mengganggu ketertiban umum atau bahkan membahayakan pengguna jalan.
Wali Kota Eri Cahyadi juga melarang warga takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor. Ia mengatakan, akan berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Surabaya untuk melarang jika ada warga yang konvoi atau menggelar takbir keliling kota menggunakan kendaraan bermotor.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usai Jalan Panjang Jiwo Dijadikan Arena Balap Liar
“Kami minta, kalau ada takbir keliling itu lebih baik pakai musik patrol, seperti waktu membangunkan sahur itu lebih bagus. Kami juga mengimbau tidak menggunakan kendaraan bermotor kalau takbir keliling, itu akan membahayakan,” kata Wali Kota Eri, Senin (1/4/2024).
Baca juga: KONI Surabaya Resmi Dilantik, Wali Kota Eri Pasang Target Tinggi untuk Porprov 2027
Wali Kota Eri melanjutkan, ia ingin takbir keliling kampung yang sebelumnya pernah ada di Surabaya untuk dihidupkan lagi. Alasan dirinya ingin warga menggelar takbir keliling kampung menggunakan musik patrol adalah, untuk menghidupkan wilayah kampungnya masing-masing.
Baca juga: Panen Perdana Nila dan Sayur Hidroponik Jadi Simbol Kolaborasi Surabaya–Australia
Wali kota yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu tidak ingin, adanya takbir keliling kota justru akan berdampak tidak baik bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya. “Jadi memang kita ramaikan, kita makmurkan di wilayahnya masing-masing. Agar mengurangi dampak yang lebih besar seperti kecelakaan,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo