MERAHPUTIH I SURABAYA - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan peringatan keras kepada semua pihak terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2024. Dalam sebuah pertemuan pada Kamis (25/4), Aries menegaskan pentingnya untuk tidak menambah jumlah rombongan belajar (rombel) yang telah ditetapkan dalam data pokok peserta didik (dapodik).
Kuota rombel untuk PPDB SMA/SMK Negeri tahun 2024 telah ditetapkan, yakni 36 rombel SMA dan 72 rombel SMK. Aries menekankan agar tidak ada penambahan rombel tanpa izin resmi dari Dinas Pendidikan.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
"Jangan ditambah lagi tanpa ada izin dari kepala Dinas Pendidikan," tegas Aries.
Selain itu, Aries juga meminta kepada sekolah untuk tidak mengambil keputusan sepihak terkait kekosongan siswa yang tidak mendaftar ulang, yang dapat merugikan sekolah swasta. Dengan jelas, ia menyatakan bahwa tidak ada pengisian untuk bangku kosong.
"Jangan menarik siswa yang sudah mendaftar di sekolah swasta, karena SMA, SMK dan MA swasta juga membutuhkan siswa," ujarnya.
Perubahan kebijakan dalam PPDB tahun ini juga menjadi sorotan Aries. Ia menekankan perlunya sosialisasi yang masif agar pelaksanaan PPDB tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan berpihak kepada masyarakat.
"Setiap tahun PPDB akan menjadi momok bagi kita semua, tapi saya yakin karena kita adalah bagian dari aparatur pemerintah yang diberikan tugas dan amanah untuk melaksanakan PPDB, kita harus melaksanakan tugas ini meskipun berat," katanya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Aries juga menyoroti dinamika dalam PPDB yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, selama masih ada kepentingan di luar petunjuk teknis yang telah dibuat, pasti akan ada persoalan yang dihadapi dalam PPDB.
"Segala dinamika yang dihadapi dalam PPDB merupakan proses yang tidak bisa dihindari," ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Aries mengingatkan operator satuan pendidikan untuk menjaga integritas, mematuhi regulasi yang telah ditetapkan, dan tidak mengambil keputusan secara sepihak.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
"Jika ada permasalahan, wajib melaporkan ke atasan atau berkoordinasi dengan penentu kebijakan di atasnya," tandasnya.
Dengan peringatan dan arahan dari Kepala Dindik Jawa Timur ini diharapkan pelaksanaan PPDB tahun ini dapat berjalan lancar dan adil bagi seluruh peserta didik di Jawa Timur.
Ini adalah kabar terbaru yang kami miliki dari peristiwa PPDB di Jawa Timur. Kami akan terus memperbarui Anda dengan informasi terkini seputar pendidikan di wilayah ini. (red)