MERAHPUTIH I SURABAYA — Universitas Hang Tuah menggelar acara wisuda ke-59 untuk program sarjana (Strata 1) dan wisuda ke-37 untuk program Magister (Strata 2) tahun akademik 2023-2024 di Gedung Graha Samudera Ganesa, Kampus Laut Biru, Surabaya, Sabtu (18 Mei 2024). Acara ini dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma yang mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sebagai Ketua Pembina Yayasan Nala.
Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar
Pada acara pengukuhan wisuda Mei 2024 Rektor UHT hadir bersama Warek 1-3 dan para Guru Besar serta seluruh Dekanat dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, Panglima kotama TNI Angkatan Laut se wilayah Surabaya, Direktur perwakilan rumah sakit jejaring mitra UHT, Rektor ITS, Rektor Universitas Adi Buana serta para orang tua wisudawan.
Dalam usia yang ke-37 tahun, Universitas Hang Tuah terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada tahun ini, universitas mewisuda 404 wisudawan yang terdiri dari 375 lulusan program Sarjana dan 29 lulusan program Magister dari berbagai disiplin ilmu.
Hingga saat ini, Universitas Hang Tuah telah menghasilkan total 16.408 lulusan, yang terdiri dari 2.819 lulusan D3 Pelayaran, 12.831 lulusan S1, dan 758 lulusan S2.
Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. H. Supartono, MM., CIQaR, memimpin upacara wisuda dan menyampaikan bahwa universitas selalu menambahkan elemen kelautan dan kemaritiman dalam semua program studi maupun penelitian. Komitmen ini juga terlihat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pesisir.
“Sebagai modal kelanjutan di kehidupan social, UHT telah membekali mahasiswa softskill maupun hardskill. Kebutuhan skills tersebut diantaranya fast think dan fast solution dalam menyelesaikan masalah yang semakin kompleks dan beragam, berpikir kritis, kreatif, inovatif, mampu mengelola manusia/orang, kecerdasan emosional, penilaian dan pengambilan keputusan, orientasi melayani, negosiasi, dan fleksibilitas kognitif," kata Rektor Supartono
“Bekal pendidikan adalah kunci solusi atas krisis pembelajaran dan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. Para wisudawan khususnya Universitas Hang Tuah diharapkan menjadi agen perubahan, dan penggerak untuk menghasilkan berbagai solusi yang dihadapi dari kompleksitasnya permasalahan bangsa saat ini. Namun sesuai dengan penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tehnologi, diharapkan mahasiswa dapat membaca peluang bisnis baru yang inovatif, kreatif dan berbasis digital akan menjadikan lulusan Universitas Hang Tuah sebagai pemenang dalam berbisnis. Ada hambatan, tantangan namun juga ada peluang besar bagi kalian,” tegas Rektor Supartono.
Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital
Sementara itu, dalam amanatnya, KASAL, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengucapkan selamat kepada para wisudawan serta orang tua dan keluarga mereka. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada ketua dan pengurus Yayasan Nala, rektor, staf, dan dosen Universitas Hang Tuah atas dedikasi dan kerja keras dalam penyelenggaraan program pendidikan.
“Seperti kita pahami bersama, bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pengembangan riset dan teknologi dalam pembangunan nasional. Tentu saja peran ini sangat dibutuhkan guna mewujudkan bangsa Indonesia yang mampu bersaing dan unggul hingga skala global. Demikian halnya dengan Universitas Hang Tuah yang selama ini telah menunjukkan peran aktif secara konsisten dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas dan didasarkan pada visi dan misi kelautan maupun kemaritiman nasional,” kata Muhammad Ali.
“Pendidikan dan pengajaran ditambahi dengan melaksanakan penambahan mata kuliah yang memiliki muatan lokal IPTEK kelautan pada setiap program studi diikuti dengan penelitian dan pengembangan yang diarahkan pada menjalankan riset guna mengembangkan IPTEK kelautan maupun hal yang berkaitan dengan lingkungan maritim. Kepada para wisudawan ilmu yang telah didapatkan di UHT ini hendaknya di implementasikan masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.
"Dengan keberhasilan ini, UHT berharap dapat terus meningkatkan prestasi dan kontribusinya di masa mendatang, memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan berintegritas di Indonesia," pungkas Muhammad Ali.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
Dari 404 wisudawan UHT, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan meluluskan 45 wisudawan, Fakultas Kedokteran meluluskan 152 wisudawan termasuk 5 dari prodi Farmasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik meluluskan 46 wisudawan, Fakultas Hukum meluluskan 52 wisudawan, Fakultas Kedokteran Gigi meluluskan 73 wisudawan, dan Fakultas Psikologi meluluskan 36 wisudawan.
Penghargaan khusus diberikan kepada wisudawan terbaik dengan predikat "Dengan Pujian" untuk program S1 dan S2. Wisudawan terbaik S1 termasuk Dhimas Ramadhan (Teknik Perkapalan), Andrew Kristiawan (Teknik Sistem Perkapalan), dan lainnya, sementara wisudawan terbaik S2 adalah Anita Puji Utami (Magister Adm. Publik) dan Trisna Wulaningsih (Magister Hukum). Penghargaan Kredit Poin Keaktifan Mahasiswa tertinggi diraih oleh Martiana Dewi (Adm. Publik), Restu Noveyanti (Psikologi), dan Denny Darmawan (Psikologi).
Dengan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh civitas akademika Universitas Hang Tuah, diharapkan universitas ini akan terus meraih prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang. (red)
Editor : prass prasetyo