"Yang menguasai teknologi, maka akan menguasai peradaban. Penguasaan teknologi merupakan keniscayaan bagi kita. Untuk itu generasi muda Indonesia harus tampil sebagai penguasa teknologi, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Bobby.
Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat
Bobby menekankan bahwa perkembangan teknologi yang pesat telah membawa perubahan revolusioner dalam kehidupan manusia. "Tak terbayangkan dalam tiga dekade yang lalu, kekuatan teknologi akan seperti hari ini, di mana semua seperti mendekat, terpampang di depan mata, dan jarak sudah tidak lagi relevan," katanya.
Adopsi teknologi digital, lanjut Bobby, menjadi salah satu pilar dalam pertumbuhan suatu bangsa, baik dalam aspek bisnis, sosial, maupun ekonomi. Dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 79,5 persen dari total populasi, serta potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan akan meroket hingga USD 1 triliun pada tahun 2030, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat transformasi digital dan keluar dari middle-income trap.
"Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7 persen untuk mencapai target sebagai negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045," harap Bobby.
Bobby juga menyoroti potensi bonus demografi Indonesia, di mana 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ke depan akan berada dalam usia produktif. Menurutnya, dengan memaksimalkan bonus demografi ini, Indonesia berpeluang menjadi negara maju dalam 10-15 tahun mendatang.
"Kita berada pada fase kedua kebangkitan, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang dicanangkan para pendiri bangsa. Hal ini selaras dengan tema Kebangkitan kedua menuju Indonesia Emas," ujar Bobby. Ia menambahkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk memastikan potensi sumber daya alam, bonus demografi, dan transformasi digital menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045.
Upacara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, serta para pelajar yang turut merasakan semangat kebangkitan nasional yang ditekankan oleh Bobby Soemiarsono.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim, Eddy Supriyanto menjelaskan, momentum peringatan Harkitnas tahun 2024 di Jatim ini, diharapkan menjadi wujud komitmen seluruh stakholder, baik Pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Pilkada serentak.
"Momentum Hari Kebangkitan nasional ini juga wujud dari pada komitmen kita bersama, semua Pemerintah dan masyarakat, untuk bangkit, untuk mendukung sukses Pemilukada untuk sukses pembangunan ekonomi, sosial, budaya, semuanya, dalam rangka menuju Indonesia Emas tahun 2024," tegasnya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Suasana upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024 yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi semakin meriah berkat penampilan sinden muda berbakat, Niken Salindry.