MERAHPUTIH I SURABAYA – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Halaman Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Rabu (.29/5). Acara bertema "Lansia Terawat Indonesia Bermartabat" ini diikuti oleh 400 lansia dari tujuh UPT pelayanan sosial se-Jatim serta beberapa organisasi peduli lansia di bawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan memberikan perhatian khusus kepada para lansia, termasuk membuka akses yang lebih luas bagi mereka dalam bidang kesehatan, transportasi, perumahan, dan layanan sosial lainnya.
Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya
"Semakin usia lanjut, kesehatan menurun dan fungsi indra berkurang. Mari kita berikan perlindungan sosial untuk lansia," ujar Adhy.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah meluncurkan berbagai program perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi lansia, yang terangkum dalam program Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Sejahtera. Program-program tersebut meliputi bantuan permakanan bagi lansia terlantar dalam panti, penanganan lansia luar panti berbasis keluarga melalui _day care_, konseling, family support, dan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus.
PKH Plus, program khusus bagi lansia miskin di atas 70 tahun, bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan lansia melalui bantuan sosial non-tunai kepada 50.000 penerima manfaat di tahun 2024, dengan besaran bantuan Rp.2.000.000,- per tahun. Selain itu, layanan permakanan diberikan kepada 950 lansia di tujuh UPT layanan sosial.
Adhy menyatakan, "Program ini diharapkan meningkatkan taraf hidup lansia di Jatim, yang pada gilirannya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Usia Harapan Hidup (UHH) Jatim." Berdasarkan data BPS, UHH di Jatim meningkat tiap tahun. Pada 2022, UHH laki-laki 69,81 dan perempuan 73,71, naik menjadi 70,16 dan 74,16 pada 2023.
Untuk terus meningkatkan kesejahteraan lansia, Adhy mengumumkan rencana perekrutan tenaga honorer dengan keterampilan dan kepedulian sosial tinggi untuk merawat lansia, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan anak-anak terlantar.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
Pada puncak perayaan HLUN 2024, Adhy juga memberikan penghargaan kepada PT. KAI Persero sebagai BUMN peduli lansia, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf, dan Bupati Blitar Rini Syarifah sebagai kepala daerah peduli lansia. Penghargaan juga diberikan kepada tiga karang werda berprestasi tingkat Provinsi, yakni Untung Suropati Pasuruan, Wiguna Surabaya, dan Mudi Nugroho Blitar.
Selain penghargaan, Adhy menyerahkan bantuan sosial PKH Plus, bantuan permakanan lansia dalam panti, dan bantuan sosial alat bantu mobilitas bagi lansia.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani menyampaikan, puncak peringatan HLUN 2024 kali ini diikuti oleh 400 lansia. Dalam perayaan kali ini, juga dilakukan pemotongan tumpeng sebanyak 28 tumpeng.
Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Dinsos Jatim memperingati HLUN 2024. Beberapa kegiatan diantaranya adalah bakso (bakti sosial) lansia, takwa (talkshow ketawa) lansia, bakmi (bazar kebutuhan kaum) lansia, sate (wisata edukatif rekreatif) lansia, salam lansia dan pentol lansia (pentas seni orang lanjut usia).
Baca juga: Kendal Kian Berlari: Gelaran Fun Run Picu Ekonomi, Gairahkan Wisata, dan Tanamkan Budaya Sehat
"Ini semua ide dari Pak Pj. Gubenur. Beliau sampaikan kegiatannya harus kreatif dan semenarik mungkin dan tersebar di seluruh Jawa Timur. Sehingga gemanya tidak hanya dirasakan oleh lansia tetapi juga mampu menyadarkan masyarakat agar peduli terhadap lansia," pungkasnya. red)
Editor : prass prasetyo