MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri peresmian Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya. Acara yang berlangsung pada Kamis (30/5) ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan di Jawa Timur.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pj. Gubernur Adhy bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Charles Meikyansah, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggota 3 Dewan Komisioner LPS, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, dan Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa.
Pj. Gubernur Adhy menegaskan bahwa peresmian kantor ini menjadi momentum penting bagi LPS dalam meningkatkan layanan dan kepercayaan nasabah di Jawa Timur.
"Ini hari yang bersejarah di mana LPS II yang melayani regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akhirnya memilih berkantor di Surabaya. Saya mengucapkan selamat dan sukses," ujarnya.
Adhy menambahkan, kehadiran kantor ini tidak hanya melambangkan komitmen LPS terhadap keamanan simpanan nasabah, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.
"Ini merupakan momen penting dan strategis dalam upaya memperkuat sistem keuangan dan perbankan di wilayah Jawa Timur," katanya.
Pj. Gubernur Adhy juga mengharapkan dengan adanya Kantor Perwakilan LPS di Surabaya, layanan kepada masyarakat dapat lebih optimal, responsif, dan cepat dalam menghadapi berbagai dinamika. Ia menekankan pentingnya sinergi antara LPS dengan pemerintah daerah, perbankan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan berdaya saing tinggi.
"Harapannya agar dapat menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan berdaya saing tinggi," ujarnya.
Selain itu, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan kinerja ekonomi Jawa Timur yang positif pada Triwulan I tahun 2024. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 4,81 persen (year on year), menjadi penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 25,07 persen. Kinerja ini didominasi oleh kontribusi industri pengolahan sebesar 31,54 persen dari PDRB Jatim, diikuti sektor perdagangan sebesar 19,01 persen, dan sektor pertanian sebesar 9,71 persen.
Kondisi sektor keuangan di Jawa Timur juga dinilai sangat kondusif, tercermin dari indikator perbankan yang positif. Pada Februari 2024, jumlah dana pihak ketiga (DPK) bank umum mengalami peningkatan signifikan sebesar 6,97 persen (year on year) mencapai Rp761 triliun. Penyaluran kredit perbankan di Jawa Timur juga tumbuh sebesar 8,01 persen (year on year) mencapai Rp697 triliun. Indikator kredit macet (non-performing loan/NPL) di Jawa Timur terjaga di bawah 4 persen yaitu sebesar 3,34 persen, sedangkan kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tercatat sangat baik sebesar 35,80 persen.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
"Capaian tersebut cukup resilien untuk mengantisipasi potensi risiko di masa datang, dan penyaluran kredit di Jawa Timur tercatat memiliki kualitas yang baik," ungkap Adhy.
Pj. Gubernur Adhy berharap LPS terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab, serta berkontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya Jawa Timur.
"Saya yakin bahwa apa yang nanti dilakukan LPS bisa memberikan kekuatan untuk bisa menjamin persoalan-persoalan perbankan dengan baik," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menambahkan bahwa kehadiran Kantor Perwakilan LPS di Surabaya diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga mereka tidak takut dan percaya bahwa uang mereka aman di bank.
"Kami perlu LPS dikenal oleh sebanyak mungkin masyarakat Indonesia, sehingga mereka tidak takut menaruh uangnya di bank dan kalau ada goncangan finansial tidak panik," kata Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI-Komisi XI Indah Kurnia sangat mengapresiasi diresmikanya kantor baru LPS ini.
"Dengan adanya LPS buka di Surabaya ini langsung klop deh empat pilar komite stabilitas sistem keuangan di Jawa Timur, " ucap Indah Kurnia.
Sebagai lembaga yang berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem perbankan, LPS diharapkan mampu memberikan jaminan dan perlindungan terhadap simpanan nasabah, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi di bank.
"Peresmian ini tidak hanya menjadi simbol komitmen LPS terhadap keamanan simpanan nasabah di Jawa Timur, tetapi juga sebagai wujud nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional, " imbuh Indah Kurnia. (red)
Editor : prass prasetyo