MERAHPUTIH I MALANG - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama istri, Isye Sri Rahayu, mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan istri, Wury Ma'ruf Amin, di Pondok Pesantren Salaf Al Qur'an (PPSQ) Asy Syadzili 1 Kabupaten Malang pada Jumat (28/6).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres RI Ma'ruf Amin yang didampingi Pj. Gubernur Adhy dan Ketua YPS Asy Syadzili, Abdul Mujib Syadzili, meresmikan Gedung Yayasan Pendidikan dan Sosial (YPS) Asy Syadzili, Graha Manarul Qur'an, dan Gedung SMK NU Sunan Ampel. Acara ini juga menandai pembukaan gelaran Halaqoh se-Jatim di Ponpes Salaf Al Qur'an Asy Syadzili.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Peresmian gedung ditandai dengan pemukulan bedug dan penandatanganan prasasti oleh Wapres RI Ma'ruf Amin bersama Pj. Gubernur Adhy dan Ketua YPS Asy Syadzili, Abdul Mujib Syadzili.
Pj. Gubernur Adhy Karyono dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa diresmikannya gedung baru Graha Manarul Qur'an dan SMK NU Sunan Ampel menunjukkan komitmen YPS Asy-Syadzili dalam menyediakan dan meningkatkan fasilitas pendidikan bagi para santrinya.
"Ketersediaan sarana dan prasarana ini menjadi penunjang dalam mencetak generasi yang cerdas, berwawasan, berakhlakul karimah, berguna bagi bangsa dan agama serta mewujudkan pendidikan yang paripurna bagi seluruh santri," ujar Adhy.
Adhy juga menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam pendidikan generasi muda di Jawa Timur dan berharap peran tersebut terus dijaga oleh PPSQ Asy Syadzili.
"Keberadaan ponpes mampu menciptakan potensi santri yang dapat menembus persaingan dunia di era globalisasi, baik di bidang sosial, pendidikan, hukum, budaya, dan ekonomi," jelasnya.
Terkait halaqoh, Adhy menambahkan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam pemberdayaan dan kemandirian ekonomi.
"Sinergi yang mampu menjawab tantangan ini adalah sinergi antara pesantren, pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, komunitas bisnis, dan media massa," katanya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Wapres RI Ma'ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi PPSQ Asy Syadzili yang tidak hanya menyediakan pendidikan keagamaan, tetapi juga pendidikan kejuruan SMK dan kajian pendalaman Al Qur'an.
"Saya bersyukur dan apresiasi kepada ponpes karena tidak hanya menyelenggarakan pendidikan keagamaan tetapi juga ada pendidikan kejuruan SMK dan kajian pendalaman Al Qur'an supaya SDM pesantren bisa lebih berkontribusi optimal terhadap pembangunan bangsa dan negara," ujarnya.
Wapres RI juga mengapresiasi penyelenggaraan Halaqoh yang bertujuan mengembangkan dan meningkatkan roda perekonomian umat Muslim, khususnya di wilayah pondok pesantren.
"Selain menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Ketua YPS Asy Syadzili, Abdul Mujib Syadzili, mengucapkan terima kasih kepada Wapres yang hadir untuk meresmikan gedung dan membuka Halaqoh se-Jatim. Ia menekankan pentingnya menyediakan tempat pendidikan yang representatif bagi para santri untuk menunjang pendidikan mereka.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Gedung SMK NU Sunan Ampel diharapkan dapat mencetak siswa yang kompeten di era global, sementara Graha Manarul Qur'an akan menjadi pusat pengkajian Al Qur'an tingkat nasional dan internasional.
"Alhamdulillah, YPS Asy Syadzili telah menyelesaikan pembangunan gedung sekolah dan perkuliahan. Diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri dan tenaga pendidik agar lebih maju ke depannya," ungkapnya.
Halaqoh ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian pesantren melalui kolaborasi dengan akademisi dari beberapa perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.
"Kami berkumpul untuk membahas pengembangan perekonomian pesantren yang dikemas dalam bentuk Halaqoh," tutupnya.(red)
Editor : prass prasetyo