Grand Launching Kota Lama Semarak, Masyarakat Surabaya Padati Zona Eropa

harianmerahputih.id
Grand Launching Kota Lama berlangsung semarak di Plaza Outdoor Internatio Building, Zona Eropa, Rabu malam (3/6/2024).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Grand Launching Kota Lama berlangsung semarak di Plaza Outdoor Internatio Building, Zona Eropa, Rabu malam (3/6/2024). Masyarakat Surabaya tumpah ruah menikmati berbagai pertunjukan menarik yang disuguhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mulai dari video mapping show, orchestra, teatrikal, hingga drum corps.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji meresmikan Kota Lama. Turut hadir dalam acara ini jajaran Pimpinan DPRD Kota Surabaya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, Koso Nippon, dan stakeholder lainnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Dirikan Posko Peduli Bencana di Taman Surya, Salurkan Bantuan untuk Korban di Sumatera

Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi kehadiran masyarakat yang lebih banyak dibandingkan soft launching pekan lalu. “Antusiasme warga Surabaya sangat luar biasa. Ini menunjukkan warga Surabaya yang luar biasa,” kata Wali Kota Eri.

Eri mengungkapkan bahwa Kota Lama Surabaya memiliki nilai sejarah yang tak kalah unik dengan Kota Tua Jakarta dan Kota Lama Semarang. Salah satu tempat ikonik di Kota Lama adalah Jembatan Merah, saksi bisu pertempuran 10 November 1945 dan tempat tewasnya Jenderal A.W.S Mallaby.

“Wisata Kota Lama bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga pengingat untuk selalu menjaga nilai-nilai sejarah di Kota Surabaya. Ingatlah pesan Bung Karno, ‘Jas Merah’ (Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah),” tegasnya.

Eri berharap destinasi wisata Kota Lama akan membuat warga Surabaya menghargai jasa para pejuang dan berjuang melawan masalah sosial seperti stunting, kemiskinan, dan putus sekolah. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi menghidupkan Kota Lama, termasuk media dan influencer yang mempromosikannya.

Cak Eri bersama Wakil Wali Kota Armuji juga mengendarai mobil listrik model Jeep Limousine mengelilingi zona Eropa hingga ke zona Pecinan di Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun. Di sana, Cak Eri menyempatkan diri untuk cukur rambut di Shin Hua Barbershop, tempat cukur rambut tertua di Kota Lama Surabaya yang berusia sekitar 100 tahun.

Baca juga: Eri Cahyadi Raih Anugerah Tertinggi PGRI

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, bersyukur acara Grand Launching berjalan lancar dan dihadiri lebih banyak masyarakat dibandingkan soft launching pada 27 Juni 2024.

Pemkot mendapatkan bantuan 2 unit mobil listrik model Jeep Limousine dan 25 unit becak listrik untuk dinikmati pengunjung wisata Kota Lama. Tiket untuk mobil listrik Jeep Limousine dibanderol sekitar Rp25 ribu, sementara mobil Jeep mesin seharga Rp45 ribu per orang.

Hidayat berharap wisata Kota Lama dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya dengan meningkatnya pendapatan dari pajak hotel, hiburan, restoran, dan parkir.

Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan

Rencana ke depan, Disbudporapar Surabaya akan menggelar pertandingan e-Sport di Kota Lama pada 26 Juli 2024 serta Pesta Vintage oleh RRI Surabaya. Selain itu, ada pertandingan semi final Proliga di komplek Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Piala AFF U-19 2024 di Stadion GBT dan Stadion Gelora 10 November (G10N), Tambaksari, serta Voli Champion.

Video mapping show di Plaza Outdoor Internatio Building kemarin malam menjadi puncak acara. Karya Project Director LZY Visual, Muhammad Edo Barudi, menampilkan gambar 3D yang memukau tentang pertempuran 10 November 1945 dan perjuangan Arek-arek Suroboyo, membuat suasana Kota Lama semakin hidup. Edo membutuhkan waktu sekitar 4 minggu untuk membuat video mapping show ini. Sebelumnya, Edo telah membuat video mapping show di acara nasional dan internasional seperti World Water Forum dan KTT ASEAN.

“Harapannya, video mapping show di Gedung Internatio ini adalah yang pertama kali dan kami dapat mewarnai lebih banyak lagi Kota Surabaya dengan video mapping,” pungkasnya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru