MERAHPUTIH I SURABAYA - Universitas Hang Tuah (UHT) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program pengabdian. Bertempat di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Semolowaru, empat dosen dari UHT menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Inovasi Produk UMKM Guna Meningkatkan Ekonomi Produk pada Sentra Wisata Kuliner (SWK) Semolowaru.”
Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola wisata kuliner serta 24 pemilik stand, yang antusias mengikuti pelatihan dari para narasumber. Empat dosen UHT yang menjadi pembicara dalam acara ini menyajikan berbagai materi penting terkait pengembangan UMKM.
Baca juga: Surabaya Genjot Wisata Akhir Tahun, Tiket Empat Destinasi Cuma Rp500 via QRIS Bank Jatim
Prof. Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P., CISHR, memberikan pemaparan tentang inovasi kuliner berbasis hasil laut, yang dapat menjadi peluang baru bagi para pelaku UMKM di SWK Semolowaru. Sementara itu, Dr. Rr. Dyah Eko Setyowati, S.Sos., S.E., M.M., membahas prospek dan potensi UMKM dalam meningkatkan sektor hospitality, yang dinilai penting untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Tak kalah menarik, Dr. Herman, S.Sos., M.SM., menjelaskan tentang strategi branding bagi produk-produk UMKM, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan menarik minat pasar yang lebih luas. Sedangkan Dr. Dewi Setyowati, S.H., M.H., mengupas tuntas aspek hukum yang perlu diantisipasi oleh para pelaku UMKM dalam pengelolaan wisata kuliner.
Dalam sambutannya, Ketua Pengabdian, Dr. Rr. Dyah Eko Setyowati, S.Sos., S.E., M.M., menyatakan harapannya agar melalui kegiatan ini, para pengelola dan pemilik stand di SWK Semolowaru dapat semakin inovatif dan kreatif, sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di SWK Semolowaru," ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Dyah menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal. "Universitas Hang Tuah berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pengabdian masyarakat. Kami percaya bahwa dengan memadukan pengetahuan akademis dan pengalaman praktis, kita dapat menciptakan solusi yang inovatif untuk tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM," tambahnya.
Baca juga: Eri Cahyadi Raih Anugerah Tertinggi PGRI
Menutup kegiatan, Prof. Ninis menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPPM UHT untuk memberdayakan masyarakat melalui pengabdian yang didukung oleh pendanaan internal UHT. "Ke depannya, kami berencana untuk mengadakan seri pelatihan lanjutan dan pendampingan agar pengetahuan yang diberikan dapat diimplementasikan dengan baik oleh para peserta," pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo