MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru melaksanakan panen raya Golden Melon varietas Alisha F1 di lahan yang terletak di Jalan Raya Made RT 01/RW 03, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Panen raya ini menghasilkan total 2 ton Golden Melon.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengungkapkan bahwa hasil panen di lahan seluas 0,3 hektar ini sangat memuaskan, dengan melon yang memiliki ukuran besar dan tingkat kemanisan optimal.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
“Selain melon, kami juga menanam semangka yang sudah habis dipanen. Untuk Golden Melon, hasilnya sangat bagus, dengan tingkat kemanisan mencapai 14-15. Ini sudah dipanen lebih dari seminggu dan merupakan panen kesekian,” ujar Antiek.
Di lahan ini, terdapat 3.000 pohon Golden Melon, di mana setiap pohon dapat menghasilkan sekitar 6 kg buah. Warga setempat juga turut merasakan kegembiraan panen raya ini, karena mereka dapat membeli dan memetik langsung Golden Melon yang diinginkan.
“Ini juga menjadi upaya untuk memperluas pasar, tidak hanya di kalangan masyarakat sekitar, tetapi juga ke pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Poktan Sendang Biru sendiri telah memperoleh pembinaan melalui Urban Farming Competition tahun lalu dan berhasil menjadi Juara I. Dengan bimbingan tersebut, mereka sukses mengembangkan lahan ini.
“Pendampingan, pelatihan, serta bantuan bibit dan pupuk yang kami berikan telah mencukupi kebutuhan mereka,” jelas Antiek.
Selain di Sambikerep, panen raya juga berlangsung di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Kenjeran, yang menghasilkan berbagai komoditas selain melon, seperti semangka, blewah, dan timun mas. Hasil panen di Kenjeran diperkirakan mencapai 325 ton.
Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA
DKPP Surabaya memprediksi hasil panen berbagai komoditas pada tahun 2024 akan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total produksi lebih dari 200 ton per tahun.
Ketua Poktan Sendang Biru, Karnoto, menyatakan bahwa warga juga bisa menikmati sensasi memetik sendiri Golden Melon pilihan mereka dengan harga sekitar Rp15 ribu per kilogram. “Harga jualnya bagus, dan pembeli dapat merasakan sensasi tersendiri saat memetik langsung,” tutupnya. (red)
Editor : prass prasetyo