MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima tim Indonesia yang berpartisipasi dalam Olimpiade XXXIII Paris 2024, Kamis (15/08) pagi di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah berjuang keras dan membawa kebanggaan bagi bangsa dan negara.
“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas nama bangsa dan rakyat Indonesia kepada para atlet yang telah berjuang keras di Olimpiade Paris tahun 2024 dan memberikan kebanggaan yang luar biasa bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” ujar Presiden.
Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat
Keberhasilan Indonesia meraih medali di Olimpiade Paris turut mengharumkan nama bangsa. Veddriq Leonardo berhasil menyabet medali emas di cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra, Rizky Juniansyah meraih emas di cabang angkat besi nomor 73 kilogram putra, serta Gregoria Mariska Tunjung yang memenangkan medali perunggu di cabang bulutangkis tunggal putri. Prestasi ini, menurut Presiden, membangkitkan optimisme dan harapan bagi atlet-atlet Indonesia lainnya untuk terus berprestasi di ajang internasional.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
“Saya melihat keberhasilan ini bukan instan. Ada proses panjang yang dilakukan dari seluruh pihak, baik yang berkaitan dengan identifikasi bakat dini, berkaitan dengan pelatihan jangka panjang dan berkelanjutan, kerja keras pelatih, tim pendukung, dan semua cabor yang telah berkontribusi dalam pencapaian prestasi yang membanggakan ini,” tambah Presiden.
Sebagai bentuk apresiasi, Presiden Jokowi menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih peraih medali. Pemerintah memberikan bonus sebesar Rp6 miliar untuk peraih medali emas, Rp1,65 miliar untuk peraih medali perunggu, Rp2,75 miliar untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas, dan Rp675 juta untuk pelatih yang atletnya meraih medali perunggu. Selain itu, atlet yang tidak mendapatkan medali juga menerima bonus sebesar Rp250 juta.
Baca juga: Jatim Raih Apresiasi Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting
Presiden berharap, bonus ini dapat memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (red)
Editor : prass prasetyo