MERAHPUTIH I SURABAYA - Gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Airlangga (UNAIR) tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru (maba), namun juga menjadi wadah untuk membentuk karakter maba. Salah satu upaya UNAIR dalam membentuk karakter tersebut adalah melalui kegiatan Darya Megar Garuda Gerakan Tanam Pohon yang berlangsung pada Sabtu (24/8/2024).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Logistik, Keamanan, Ketertiban dan Lingkungan (DLKKL) UNAIR bersama Kementerian Lingkungan Hidup (LH) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR. Bertempat di Halaman Belakang Gedung Kuliah Bersama (GKB), Kampus MERR-C, kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Prof. Dr. M. Hadi Shubhan.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
Dalam sambutannya, Guru Besar Fakultas Hukum tersebut menyampaikan bahwa gerakan menanam pohon merupakan salah satu cara UNAIR untuk mengedukasi mahasiswa baru agar lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, permasalahan lingkungan adalah isu penting yang harus dihadapi oleh generasi muda saat ini.
“Hal ini menjadi penting karena menciptakan lingkungan kampus yang hijau merupakan tugas kita bersama. Dengan demikian, gelaran tanam pohon ini menjadi langkah kecil kita semua dalam menciptakan lingkungan kampus yang asri,” ujar Prof. Hadi kepada Tim UNAIR NEWS.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru bersama-sama menanam sebanyak 150 pohon di area halaman belakang GKB. Empat jenis pohon yang ditanam antara lain kelengkeng, mangga, alpukat, dan jambu air. Prof. Hadi berharap, gerakan ini dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya dan menjadi upaya konkret dalam menuntaskan permasalahan lingkungan.
“Harapan kami kegiatan positif ini akan terus berlanjut hingga periode PKKMB selanjutnya, supaya visi menciptakan lingkungan kampus yang asri dapat terwujud,” tambahnya.
Farhan Suadi, salah satu peserta dari Fakultas Vokasi, mengungkapkan rasa senangnya atas inisiatif UNAIR mengajarkan gerakan tanam pohon kepada mahasiswa baru. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak awal agar menjadi budaya dan kebiasaan.
Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA
“Saya sangat berkesan dengan gerakan tanam pohon ini. Saya turut bangga karena UNAIR tidak hanya sebagai world-class university, tetapi juga berupaya mewujudkan kampus yang menerapkan zero emission dengan menanam pohon,” ujar Farhan.
Dengan kegiatan ini, UNAIR membuktikan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan.(red)
Editor : prass prasetyo