Kontes Uji Tembak Batu Akik Gemapro: Tradisi Unik yang Menggairahkan Pecinta Akik di Kota Probolinggo

harianmerahputih.id
Penjabat (Pj) Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, yang turut serta mencoba uji tembak batu akik

MERAHPUTIH I KOTA PROBOLINGGO - Kota Probolinggo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warisan budaya Indonesia dengan menggelar acara unik yang memadukan hobi dan tradisi. Gemstone Mania Probolinggo (Gemapro), sebuah komunitas pecinta batu akik di kota ini, sukses menyelenggarakan "Kontes Uji Tembak Batu Akik" menggunakan senapan angin pada Minggu siang (8/9). Acara ini berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani, Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, dengan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, yang turut serta mencoba uji tembak tersebut.

Kontes ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan sebuah tradisi yang melibatkan 290 batu akik dari berbagai koleksi para peserta. Tidak hanya batu akik yang diuji, keris—salah satu senjata tradisional Indonesia—juga turut menjadi objek uji tembak dalam rangkaian kontes yang memperebutkan Piala Wali Kota tersebut. Dalam sambutannya, Nurkholis mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap kegiatan ini.

Baca juga: Gubernur Khofifah: Bersama, Kita Bisa Wujudkan Indonesia Bebas Sampah di 2029

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Ini menunjukkan bahwa di Kota Probolinggo, budaya dan warisan seperti batu akik masih dijaga dan dilestarikan," ujar Nurkholis. Ia menambahkan bahwa ajang ini berpotensi mendatangkan wisatawan, terutama dari luar negeri, jika terus dikembangkan dan dilakukan secara rutin. Hal ini mengingat budaya lokal seperti batu akik kini semakin jarang diminati oleh masyarakat luas.

Nurkholis juga mengungkapkan harapannya agar kontes uji tembak batu akik ini dapat menjadi agenda tahunan di Kota Probolinggo. “Melihat antusiasme peserta dari berbagai daerah, seperti Madura, Jember, Situbondo, Malang, dan Surabaya, saya yakin acara ini bisa menjadi daya tarik tersendiri. Mereka tidak hanya datang untuk berkompetisi, tapi juga membawa koleksi terbaik mereka untuk diuji di sini,” imbuhnya.

Salah satu daya tarik dari kontes ini adalah metode unik yang digunakan untuk menguji kekuatan batu akik. Ketua Panitia, Lutfi Hidayat, menjelaskan bahwa setiap batu akik yang diikutkan dalam lomba harus melalui beberapa tahapan uji. Setelah peserta mendaftar, mereka harus memasukkan batu akik ke dalam gelas kaca yang berisi air, kemudian gelas tersebut ditembak menggunakan senapan angin.

Baca juga: Pendopo Agung Ngadisari Diresmikan, Gubernur Jatim Dorong Penguatan Budaya dan Pariwisata Tengger

Menurut Lutfi, batu akik yang memiliki kekuatan tertentu tidak akan pecah meski ditembak dengan senapan angin. "Jika gelas pecah, itu berarti batu akik gagal dalam uji kekuatan. Namun, jika gelas tetap utuh, batu akik akan masuk ke babak berikutnya. Bahkan, jarak bergesernya gelas juga dinilai untuk menilai kekuatan batu tersebut," jelasnya.

Keunikan dari metode uji tembak ini menjadi salah satu alasan mengapa acara ini berhasil menarik perhatian banyak pecinta akik dari berbagai daerah. Selain menguji kualitas fisik batu akik, kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para kolektor dan pecinta batu mulia.

Tommy Wahyu Prakoso, Pembina Gemapro yang juga menjabat sebagai Ketua Organda Probolinggo, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah hasil dari tindak lanjut audiensi dengan Pj. Wali Kota Nurkholis. "Kami sempat bertemu dengan beliau sebelumnya, dan acara ini menjadi salah satu hasil dari pertemuan tersebut. Alhamdulillah, banyak peserta dari luar kota yang ikut serta dalam kontes uji tembak ini," ujar Tommy.

Baca juga: Nurkholis Akhiri Masa Jabatan sebagai Pj Bupati Pasuruan, Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

Lebih jauh, Tommy berharap agar acara seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya tradisional Indonesia. Batu akik sendiri telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Nusantara, dengan berbagai nilai historis, estetika, dan spiritual yang terkandung di dalamnya. (red)

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru