MERAHPUTIH I SURABAYA - Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah, menanggapi santai hasil survei Poltracking yang menempatkan dirinya bersama pasangan Lukmanul Khakim (LUMAN) di posisi terakhir. Dalam survei tersebut, elektabilitas pasangan Luluk-Lukmanul tercatat hanya 2,2%, jauh tertinggal dari Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang memimpin dengan 57,3n Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang memperoleh 22,7%. Sementara itu, 17,8% responden masih belum menentukan pilihan.
"Kita woles saja, jadi kita terus akan melakukan sosialisasi sekencang-kencangnya dan kita juga tidak ada persoalan," ujar Luluk saat menghadiri acara Kampanye Damai Cinta Keluarga di Taman Bungkul, Surabaya, pada Minggu pagi (22/9/2024).
Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat
Menurut Luluk, hasil survei ini belum mencerminkan potensi sesungguhnya dari pasangan LUMAN, mengingat survei dilakukan tidak lama setelah mereka mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
"Survei tersebut dilakukan beberapa hari setelah kami mendaftar. Jadi, masyarakat Jatim belum banyak tahu. Namun, kami sudah terus melakukan konsolidasi dan telah menuntaskan pergerakan di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur," jelas Luluk.
Luluk juga menekankan bahwa seluruh mesin partai telah bergerak hingga tingkat akar rumput. "Semua kekuatan partai kita, anggota fraksi, hingga para pengurus di semua level sudah aktif bergerak," tambahnya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Meski berada di posisi buncit dalam survei, Luluk tetap optimistis dapat meningkatkan elektabilitas melalui strategi kampanye yang lebih intens di sisa waktu sebelum pemilihan. (red)
Editor : prass prasetyo