Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono Pimpin Prosesi Pembaretan 1.150 Siswa SMA Taruna

harianmerahputih.id
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memimpin langsung prosesi pembaretan 1.150 siswa dari berbagai SMA Taruna Negeri Jawa Timur di Lanud Iswahyudi, Madiun, Selasa (15/10)

MERAHPUTIH I MADIUN - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memimpin langsung prosesi pembaretan 1.150 siswa dari berbagai SMA Taruna Negeri Jawa Timur di Lanud Iswahyudi, Madiun, Selasa (15/10). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi siswa-siswi dari SMAN Taruna Nala, SMAN 3 Taruna Angkasa, SMAN Taruna Bhayangkara, SMAN 5 Taruna Brawijaya, dan SMAN Taruna Madani, yang secara resmi menerima baret sebagai tanda pengakuan sebagai taruna dan taruni.

Prosesi sakral ini diawali dengan penyiraman air bunga oleh Pj. Gubernur Adhy kepada perwakilan siswa-siswi, yang dilanjutkan dengan pelepasan topi rimba dan pemasangan baret. Para siswa kemudian membacakan ikrar SMA Taruna Jatim, menandai komitmen mereka untuk menjalani pendidikan yang keras namun berintegritas.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Adhy Karyono menegaskan bahwa pembaretan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya perjalanan panjang penuh tantangan menuju masa depan yang gemilang. "Pembaretan ini adalah langkah awal untuk menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Para siswa akan digembleng menjadi generasi disiplin, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan," ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membina mental dan spiritual siswa. Pj. Gubernur menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan atau bullying selama masa pendidikan di SMA Taruna. "Kami tegaskan, tidak ada ruang untuk kekerasan. Semua sudah dijabarkan dalam ikrar yang dibacakan tadi," tambahnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Adhy juga berbicara tentang tantangan masa depan yang semakin kompleks, terutama dengan kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). "Generasi muda harus siap menghadapi dunia yang semakin berbasis teknologi. Kalian harus berpikir kritis, inovatif, namun tetap berpegang teguh pada iman dan takwa," pesan Adhy.

Ia menutup dengan berpesan agar siswa-siswi Taruna selalu menjunjung tinggi nilai kebangsaan, persatuan, dan kejujuran. "Jadilah generasi yang menjaga persatuan, membangun persaudaraan, dan hindari kekerasan dalam menyelesaikan masalah," tutupnya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Di akhir acara, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyerahkan Piala Juara Umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) kepada Pj. Gubernur sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi pendidikan di provinsi tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh Danlanud Iswahyudi, Komandan STTAL, pejabat Polda Jatim, Korem 081/DJ Madiun, serta beberapa pejabat lainnya dari Pemprov Jatim. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru