Bus Trans Jatim Koridor V Kembali Dapat Teror, Dishub dan Pemprov Jatim Siap Tempuh Jalur Hukum

harianmerahputih.id
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono

MERAHPUTIH I SURABAYA - Bus Trans Jatim Koridor V Cakraningrat, yang baru sebulan melayani penumpang, kembali mendapat perlakuan tak menyenangkan. Kali ini, insiden terjadi di Jalan Raya Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, pada Senin (21/10) lalu, sekitar pukul 17.11. Bus dilempari kantong plastik berisi oli hitam oleh seorang pengendara motor berjenis PCX berwarna merah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa untuk menindaklanjuti kejadian ini, pihak Dishub Bangkalan tidak memiliki kewenangan penuh. "Langkah hukum itu berada di ranah manajemen bus Trans Jatim atau Dishub Provinsi," ujar Ahmad Roniyun Hamid.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Dalam kesempatan terpisah, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan bahwa dirinya telah menerima laporan tersebut. Menurut Adhy, peristiwa ini menjadi sorotan serius, mengingat sebelumnya kasus serupa pernah terjadi. Usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin (28/10) Adhy menyebut bahwa koordinasi dengan Pj Bupati Bangkalan telah dilakukan untuk menangani masalah ini lebih lanjut.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

"Saya sudah berkomunikasi dengan Pj Bupati Bangkalan. Ini sudah yang kedua kalinya," tegas Adhy. Ia menambahkan bahwa Pemprov Jatim siap menempuh jalur hukum, menilai tindakan tersebut sudah sangat mengganggu ketertiban umum dan menghambat pelayanan publik. "Kami siap melaporkan kepada pihak berwajib. Ini adalah upaya baik dari pemerintah yang tidak boleh dirusak. Saya sangat menyesalkan insiden ini," lanjutnya dengan nada serius.

Sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, Pemkab Bangkalan bersama kepolisian setempat berencana melakukan patroli rutin di jalur yang dilintasi bus Trans Jatim. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi penumpang dan mencegah adanya aksi-aksi tak bertanggung jawab yang merusak fasilitas umum.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Dengan adanya patroli ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan operasional Trans Jatim dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Pihak Dishub Provinsi Jawa Timur pun berharap agar masyarakat dapat mendukung program ini, mengingat kehadiran Trans Jatim ditujukan untuk meningkatkan mobilitas warga dan mendukung pembangunan ekonomi daerah. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru