MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan silaturahmi dengan pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2024) . Pertemuan ini dihadiri oleh para tokoh utama dari berbagai partai, termasuk Zulkifli Hasan dan Eko Hendro Purnomo (PAN), Muhaimin Iskandar (PKB), Agus Harimurti Yudhoyono (Partai Demokrat), Aboe Bakar Alhabsy (PKS), Bahlil Lahadalia (Golkar), Surya Paloh (NasDem), serta Sufmi Dasco Ahmad dan Ahmad Muzani dari Partai Gerindra.
Pertemuan tersebut diawali dengan makan siang bersama, sebelum berlanjut ke diskusi santai terkait isu-isu aktual. Para pimpinan partai menyampaikan pandangan serta masukan mereka terkait kebijakan-kebijakan yang sedang digodok pemerintah.
Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, dalam keterangannya usai acara menyatakan bahwa beberapa kebijakan pemerintah kemungkinan masih perlu dikaji ulang agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. "Para ketua umum menyampaikan sejumlah masukan agar kebijakan-kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran," ujar Paloh.
Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan
Presiden Prabowo, menurut Paloh, juga menegaskan pentingnya pertemuan rutin dengan pimpinan partai koalisi untuk memperkuat sinergi pemerintahan. “Beliau mengusulkan agar pertemuan ini diadakan setiap pekan, sebagai sarana diskusi antara ketua umum partai-partai koalisi,” tambahnya.
Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, menambahkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. “Presiden dan pimpinan partai membahas soal negara, masyarakat, dan tantangan bangsa dengan suasana yang penuh canda,” ungkap Muzani.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Jakarta–Abu Dhabi
Ia juga menekankan bahwa Prabowo berharap pertemuan-pertemuan ini dapat dilangsungkan setiap Jumat, dengan mempertimbangkan jadwal dan kesibukan presiden. "Pertemuan mingguan ini bisa menjadi wadah yang baik untuk saling berbagi pandangan demi kepentingan bersama," tutup Muzani. (red)
Editor : prass prasetyo