Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Blusukan ke Pasar Babaan Surabaya, Jaring Aspirasi Warga

harianmerahputih.id
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa saat blusukan ke Pasar Babaan di Kebalen Wetan, Surabaya untuk bertemu dan menyapa langsung warga serta pedagang, Senin (11/11)

MERAHPUTIH I SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, kembali turun ke lapangan dalam masa kampanye Pilkada Jawa Timur 2024. Senin (11/11), Khofifah melakukan blusukan ke Pasar Babaan di Kebalen Wetan, Surabaya, untuk bertemu dan menyapa langsung warga serta pedagang di sana.

Dalam kunjungannya, Khofifah tidak hanya menyampaikan visi dan misinya sebagai calon gubernur, tetapi juga menjaring aspirasi dan mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat, terutama mereka yang setiap harinya beraktivitas di pasar.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Dalam suasana yang akrab, Khofifah terlihat berbincang santai dengan sejumlah pedagang yang antusias menyampaikan harapan mereka terkait kebijakan pemerintah, khususnya yang menyangkut kesejahteraan pelaku usaha kecil dan kondisi pasar tradisional.

Blusukan ke pasar bukanlah hal baru bagi Khofifah. Selama masa kampanye Pilgub Jatim 2024, Khofifah sering memilih pasar-pasar tradisional sebagai lokasi kampanyenya. Menurutnya, pasar adalah tempat yang merepresentasikan denyut nadi kehidupan masyarakat bawah, tempat berkumpulnya orang-orang yang penuh semangat dan tekun bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Di pasar, saya bisa bertemu dengan orang-orang yang memiliki semangat hidup tinggi dan tidak kenal lelah berjuang untuk menghidupi keluarganya. Saya belajar banyak dari mereka, bahwa perjuangan hidup bukanlah hal yang mudah, tetapi kita harus terus optimis dan berusaha sebaik mungkin,” ungkap Khofifah saat berbincang dengan pedagang sayur di pasar tersebut.

Selain untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, Khofifah mengungkapkan alasan lainnya mengapa ia sering berkampanye di pasar.

“Di pasar ini saya merasa mendapatkan banyak doa dari masyarakat. Banyak yang mendoakan agar saya diberikan kekuatan dan kelancaran dalam perjuangan ini, dan saya sangat menghargai doa-doa itu,” ujarnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Sementara itu, menjelang hari pemungutan suara, Khofifah juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif.

“Kita semua tentu menginginkan proses pemilihan yang damai dan saling menghormati satu sama lain. Mari kita bersama-sama menjaga kondisi yang aman, tertib, dan sejuk hingga hari pencoblosan,” harapnya.

Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk berperan aktif dalam pemilu ini, serta memilih pemimpin yang mereka anggap mampu membawa perubahan positif bagi provinsi Jawa Timur.

"Jangan takut untuk menyuarakan hak pilih Anda. Pilihlah yang terbaik menurut hati nurani Anda dan mari bersama-sama membangun Jawa Timur yang lebih baik,” tambahnya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Dengan pendekatan blusukan ini, Khofifah berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat serta memahami kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi. Blusukan ke pasar tradisional ini sekaligus menunjukkan komitmennya untuk mendukung ekonomi rakyat kecil dan memperkuat pasar tradisional sebagai bagian penting dari roda perekonomian daerah.

Kampanye di pasar dan pendekatan langsung kepada masyarakat dinilai efektif dalam membangun simpati dan dukungan warga. Banyak warga yang berharap jika terpilih nanti, Khofifah dapat merealisasikan janji-janji dan visi misinya, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil di Jawa Timur. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru