Ribuan Jamaah Ikuti Dzikir dan Sholawat Akhir Tahun Bersama Pj Gubernur Jatim di MAS

harianmerahputih.id
Ribuan jamaah memadati ruang utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) untuk mengikuti acara “Dzikir, Sholawat, dan Doa Akhir Tahun 2024 dan Menyambut Tahun Baru 2025”.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Ribuan jamaah memadati ruang utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) untuk mengikuti acara “Dzikir, Sholawat, dan Doa Akhir Tahun 2024 dan Menyambut Tahun Baru 2025”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa malam (31/12) ini dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Pj Sekdaprov Bobby Sumiarsono, serta sejumlah tokoh agama dan pimpinan MAS, termasuk Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak M.Ag, KH A. Muzakki Al-Hafidz, dan Prof. Dr. KH Moh. Ali Aziz M.Ag.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga dimeriahkan oleh penampilan Majelis Hadrah Al Musthofa dari Gang Dolly Surabaya, yang dibina oleh H Taufik Mukti. Kelompok hadrah tersebut tampil memukau, mengiringi lantunan sholawat bersama Gus Fandi Irawan.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Dalam kegiatan tersebut, jamaah diajak untuk bermuhasabah, bersyukur atas pencapaian tahun 2024, dan memanjatkan doa bersama menyambut tahun baru 2025. Setelah dzikir dan muhasabah, acara dilanjutkan dengan “GenZI Night Spectacular” di Taman Generasi Z Islami (GenZI) di sisi barat MAS, mulai pukul 21.00 hingga 00.00 WIB. Kegiatan ini diprakarsai oleh Remaja Masjid dan komunitas GenZI MAS, menampilkan hiburan serta refleksi spiritual.

Dalam tausiyahnya, Imam Besar MAS KH. A. Muzakki Al-Hafidz menyampaikan pesan mendalam tentang makna pergantian tahun. Ia menegaskan bahwa segala prestasi yang diraih selama tahun 2024 adalah karunia Allah SWT, sementara musibah adalah ujian untuk meningkatkan kualitas keimanan.

"Tidak ada prestasi yang bukan karunia dari Allah, tidak ada musibah yang bukan ujian dari Allah. Kita harus bersyukur bila mendapat prestasi dan bersabar bila menghadapi musibah. Semua itu adalah bagian dari rencana Allah untuk kebaikan kita," ujar KH Muzakki.

Ia juga mengingatkan jamaah bahwa pergantian tahun seharusnya menjadi momen refleksi. "Tahun yang bertambah berarti umur manusia semakin tua. Waktu cepat berlalu, kematian semakin dekat, dan kejujuran adalah hal yang paling berat. Oleh karena itu, tutuplah tahun ini dengan doa, sholawat, dan dzikir," tambahnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengapresiasi capaian luar biasa Jawa Timur sepanjang tahun 2024. Ia menyebutkan beberapa indikator positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5,491-5,498 persen, peningkatan investasi sebesar 11,6 persen, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 9,7 persen.

"Pilkada Jatim yang sempat diprediksi masuk zona merah pun berjalan lancar dan aman. Semua ini berkat kolaborasi yang solid antara pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat," ungkap Adhy.

Namun, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk introspeksi dan meningkatkan kinerja di tahun mendatang.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

"Kita harus mawas diri dan terus memperbaiki kekurangan agar tahun 2025 menjadi lebih baik. Kebetulan, tanggal 1 Januari 2025 bertepatan dengan 1 Rajab, sehingga nuansa spiritual mewarnai awal tahun baru ini," katanya. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru