MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kini gencar mengawasi aktivitas para pemburu Koin Jagat, sebuah permainan digital yang tengah viral. Pengawasan ini dilakukan menyusul laporan adanya kerusakan fasilitas umum (fasum) dan gangguan ketertiban akibat perilaku pemain yang terlalu asyik mencari koin virtual tersebut.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
Permainan Koin Jagat mengharuskan pemainnya mengumpulkan koin di lokasi-lokasi tertentu di dunia nyata. Namun, antusiasme yang berlebihan kerap membuat para pemain abai terhadap lingkungan sekitar, bahkan sampai merusak fasilitas kota.
Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait aktivitas pencarian koin ini. "Kami sering menerima laporan adanya fasum yang rusak, seperti bollard yang dibongkar di Jalan Pahlawan, serta kerusakan di Taman Bungkul dan Taman Teratai," ungkapnya, Jumat (10/1/2025).
Selain itu, warga juga mengeluhkan perilaku para pemain yang mengganggu ketenangan. Salah satu aduan menyebutkan adanya sekumpulan anak muda yang menyalakan lampu senter dan mengarahkannya ke rumah warga saat mencari koin.
Sebagai respons, Satpol PP meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan, terutama area yang kerap menjadi sasaran pemburu Koin Jagat. Irna menegaskan bahwa kerusakan fasum akibat aktivitas ini akan ditindak tegas. "Jika ada yang terbukti merusak aset milik Pemkot, maka akan kami kenakan sanksi," tegasnya.
Satpol PP juga mengimbau warga untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan atau merusak fasilitas kota. "Kami berharap masyarakat turut berperan menjaga lingkungan dengan segera melapor jika melihat tindakan merusak fasum," tambah Irna.
Meski demikian, Irna tidak melarang sepenuhnya permainan ini selama tidak merusak fasum dan mengganggu ketertiban. "Silakan bermain, tetapi tetap jaga fasilitas umum dan patuhi aturan yang ada," tutupnya.
Fenomena Koin Jagat menunjukkan bagaimana teknologi dapat membawa tantangan baru dalam kehidupan kota. Pemkot Surabaya berharap semua pihak dapat bermain dengan bijak tanpa merugikan lingkungan sekitar. (red)
Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA
Editor : prass prasetyo