250 Siswa NU Jawa Timur Terima Beasiswa BAZNAS di Momentum Harlah ke-102

harianmerahputih.id
sebanyak 250 siswa dari Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Timur menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur.

MERAHPUTIH I PROBOLINGGO - Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, menjadi saksi semaraknya resepsi Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-102 sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Jumat (24/01/2025). Di tengah perayaan yang penuh syukur itu, sebanyak 250 siswa dari Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Timur menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur.

Langkah mulia ini mendapat apresiasi mendalam dari Ketua LP Ma’arif NU Jawa Timur, Prof. Masdar Hilmy, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya perhatian terhadap pendidikan generasi muda.

Baca juga: PBNU Ganti Haluan, Gus Yahya Rotasi Lima Pejabat Kunci di Tengah Awan Polemik

“Syukur alhamdulillah, BAZNAS telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap anak-anak kami. Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga penyemangat bagi siswa untuk terus belajar dan menggapai mimpi,” ujar Prof. Masdar dengan penuh rasa syukur.

Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Jawa Timur untuk memberdayakan masyarakat melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dengan menggandeng LP Ma’arif NU, BAZNAS berharap dapat menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga unggul secara akhlak.

Baca juga: Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana

Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz, bersama pimpinan BAZNAS dan LP Ma’arif, menyerahkan beasiswa senilai Rp250 juta kepada perwakilan siswa. Momen itu disambut haru oleh para penerima yang hadir dengan penuh semangat dan harapan baru.

“Kami percaya beasiswa ini dapat menjadi bekal mereka untuk terus maju. Mari bersama-sama membangun generasi yang tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa,” ungkap Prof. Masdar dalam penutupan sambutannya.

Baca juga: Gus Yahya Tegas Bantah Tuduhan Kedekatan dengan Zionis, Teguh Pertahankan Mandat PBNU

Tidak sekadar sebuah penyerahan, momen ini juga menjadi simbol sinergi yang kokoh antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat. Dengan semangat kebersamaan yang terpancar, Harlah ke-102 NU menjadi bukti nyata bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam membangun peradaban yang lebih baik. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru