MERAHPUTIH I PASURUAN - Gelaran Bazar Durian yang berlangsung di Rest Area Poghading, Kecamatan Pasrepan, Sabtu (25/1/2025), menghadirkan suasana semarak dan penuh kebahagiaan. Acara ini menjadi berkah tersendiri bagi petani durian dari desa-desa seperti Petung, Galih, Ngantungan, Sibon, Tempuran, Ampelsari, hingga Mangguan.
Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati lokasi acara. Beragam kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak antusias memilih dan mencicipi durian dengan cita rasa unggul. Kehadiran Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, semakin menambah semarak acara. Didampingi oleh Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis, dan Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Shobih Asrori, Khofifah mengunjungi stan-stan yang menampilkan durian khas Pasrepan, seperti si Karim, si Laron, si Bajul, dan si Kasmin.
Baca juga: Khofifah dan Bunga Desember: Sepotong Kisah Cinta dari Tanah Bondowoso
“Saya suka si Kasmin. Durian-durian di sini rasanya luar biasa, apalagi Musang King. Semua ini hasil kerja keras petani lokal,” ujar Khofifah sambil tersenyum, usai memborong durian Kasmin dan Musang King.
Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan motivasi kepada para petani durian agar terus menjaga kualitas hasil panen mereka. Menurutnya, konsistensi dalam memberikan durian berkualitas adalah kunci untuk mempertahankan kepercayaan konsumen.
“Petani durian di Kabupaten Pasuruan harus memastikan kualitas tetap premium. Jangan pernah mengecewakan pembeli,” pesan Khofifah.
Kabul, salah satu petani durian asal Desa Petung yang hadir dalam bazar, mengaku termotivasi oleh arahan tersebut. Ia bercerita bahwa durian Musang King yang dibeli oleh Khofifah merupakan hasil panen perdananya.
Baca juga: Khofifah Ajak Santri Jaga Kemerdekaan dan Peradaban Bangsa di Hari Santri 2025
“Musang King ini panen pertama dari kebun saya. Kalau si Kasmin dan lainnya sudah saya kembangkan sejak tujuh tahun lalu. Hari ini saya sangat bersyukur karena omzet penjualan mencapai Rp 8 juta hanya dalam satu hari,” ungkapnya penuh semangat.
Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis, mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu cara memperkenalkan produk hortikultura unggulan Kabupaten Pasuruan. Ia berharap bazar ini bisa menjadi agenda tahunan demi meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.
“Selain durian, ada juga bazar produk UMKM yang melibatkan banyak pelaku ekonomi kreatif. Ini langkah bagus untuk mempromosikan potensi lokal,” ujarnya.
Acara semakin meriah dengan sesi rebutan durian dari ancak setinggi sembilan meter, yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga sore, meskipun teriknya matahari tak terhindarkan.
Dengan keberhasilan hari pertama, bazar ini diharapkan mampu terus memberikan dampak positif, baik bagi petani maupun ekonomi lokal. Suasana penuh kegembiraan yang terjalin di Pasrepan menjadi bukti nyata bahwa durian bukan hanya buah, tetapi juga simbol kebanggaan daerah. (red)
Editor : prass prasetyo