MERAHPUTIH I SURABAYA – Ribuan masyarakat Jawa Timur memadati Halaman Gedung Negara Grahadi, Minggu (2/3) sore, dalam acara Tasyakuran dan Doa Bersama yang digelar oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan perbedaan politik usai Pilkada 2024 dan bersatu membangun Jawa Timur. "Tidak ada lagi nomor, yang ada adalah masyarakat Jawa Timur. Mari kita bergotong-royong mewujudkan Jatim Gerbang Baru Nusantara," tegasnya.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun provinsi ini. "Semua harus bergerak dengan energi positif, termasuk partai politik yang kini bersatu untuk kemajuan Jatim," tambahnya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Sementara itu, Emil Dardak menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara dengan menangkap peluang pembangunan dari pusat. "Jawa Timur harus maju berkeadilan, untuk semua kalangan tanpa terkecuali," ujarnya.
Acara semakin meriah dengan pertunjukan seni Reog Ponorogo, barongsai, dan musik Tong-Tong khas Sumenep. Usai tasyakuran, Khofifah dan Emil berbuka puasa bersama warga, dilanjutkan dengan Salat Maghrib dan Tarawih berjamaah.
Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim
Hadir dalam kegiatan ini Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat. (red)
Editor : prass prasetyo