MERAHPUTIH I KOTA MOJOKERTO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Rapat Paripurna Penyampaian Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto periode 2025-2030 di DPRD Kota Mojokerto, Rabu (5/3).
Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dalam format boarding school.
Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya
"Daerah diminta menyiapkan lahan, sementara anggarannya ditanggung pemerintah. Satu sekolah diperkirakan membutuhkan Rp100 miliar," ujar Khofifah.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
Jawa Timur menargetkan kuota 40 sekolah rakyat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Selain meningkatkan kualitas SDM, program ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja di sekitar sekolah.
Khofifah juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto yang mencapai 5,32% pada 2024. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dapat terus mempercepat pembangunan, sejalan dengan visi Kota Mojokerto yang maju dan berdaya saing.
Baca juga: Kendal Kian Berlari: Gelaran Fun Run Picu Ekonomi, Gairahkan Wisata, dan Tanamkan Budaya Sehat
Sebagai langkah konkret, Gubernur Jatim akan mengadakan rapat koordinasi pada 9 Maret mendatang dengan berbagai kementerian dan kepala daerah untuk membahas detail implementasi program tersebut. (red)
Editor : prass prasetyo