Satpol PP Surabaya Bongkar Bekupon di Tambaksari, Perjudian Merpati Dibidik

harianmerahputih.id
Pada Jumat (21/3/2025), petugas gabungan dari Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa menggelar operasi bekupon yang diduga menjadi sarana perjudian. di Kecamatan Tambaksari.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Satpol PP Kota Surabaya semakin intensif dalam menertibkan rumah burung merpati (bekupon) yang diduga menjadi sarana perjudian. Operasi ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menjaga ketertiban dan keamanan kota, sejalan dengan target Surabaya bebas dari gangguan Trantibum pada 2025-2030.

Pada Jumat (21/3/2025), petugas gabungan dari Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa menggelar operasi di Kecamatan Tambaksari. Hasilnya, delapan bekupon di berbagai titik berhasil ditertibkan. Penindakan ini bukan yang pertama, melainkan lanjutan dari operasi serupa yang sebelumnya telah dilakukan di Jalan Gubeng Masjid pada 6 Maret 2025.

Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan

Kasie Trantibum Kecamatan Tambaksari, Djoko Susilo, menjelaskan bahwa petugas menyasar beberapa lokasi berdasarkan laporan warga, termasuk kawasan Jalan Karang Gayam, Jalan Bogen, dan Jalan Ploso. Bahkan, sebuah bekupon ditemukan berdiri di area pemakaman Bogen, yang langsung menjadi perhatian petugas.

"Kami lakukan penertiban secara bertahap. Sebelumnya, kami sudah berikan peringatan kepada pemilik bekupon. Hari ini kami juga membawa surat pernyataan bagi mereka yang belum membongkar sendiri. Kami beri waktu sampai hari Minggu, kalau masih ada yang membandel, tindakan tegas akan kami berlakukan," ujar Djoko.

Baca juga: Untag Surabaya Mantapkan Langkah Global, Gandeng UTHM Malaysia Perkuat Riset dan Akademik

Dari delapan bekupon yang ditertibkan, lima di antaranya telah dibongkar oleh pemiliknya setelah menerima surat peringatan. Dua lainnya, yang berada di atas rumah warga dan di area pemakaman, ditertibkan langsung oleh petugas. Sementara itu, satu bekupon yang masih berdiri di dalam rumah warga diberikan solusi agar dipotong lebih rendah.

"Barang bukti kami amankan di gudang Satpol PP Kota. Ke depan, kami akan terus mengawasi potensi perjudian merpati di wilayah ini," tambah Djoko.

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Djoko menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan tidak segan bertindak jika masih ditemukan aktivitas serupa. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

"Kami harap warga mau melapor jika menemukan bekupon atau indikasi perjudian burung merpati di sekitarnya. Dukungan masyarakat sangat penting agar Surabaya tetap kondusif," pungkasnya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru