Jatim dan Uzbekistan Jajaki Kerja Sama, Dari Wisata Religi hingga Perdagangan

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi pada Kamis (27/3/2025)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi pada Kamis (27/3/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun peluang kerja sama strategis antara Jawa Timur dan Samarkand, Uzbekistan, terutama di sektor perdagangan dan pariwisata.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Khofifah menegaskan bahwa kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. “Di luar dari sektor pariwisata, perdagangan juga sangat potensial untuk diperkuat. Jawa Timur memiliki banyak produk unggulan yang bisa diekspor ke Uzbekistan, begitu juga sebaliknya,” ujar Khofifah.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Salah satu aspek utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah peluang kerja sama dalam bidang wisata religi. Uzbekistan, khususnya Samarkand, dikenal memiliki situs bersejarah yang sangat diminati oleh wisatawan Muslim, termasuk makam ulama besar Imam Bukhori.

“Yang menarik, wisatawan Indonesia mendapat perlakuan khusus saat berkunjung ke makam Imam Bukhori. Jika biasanya kunjungan ke sana dibatasi waktu tertentu, bagi wisatawan Indonesia bisa lebih fleksibel, bahkan unlimited,” ungkap Khofifah.

Kemudahan ini menjadi nilai tambah yang dapat dimanfaatkan dalam mempromosikan wisata religi antara kedua wilayah. Khofifah berharap, kerja sama ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan Muslim dari Indonesia ke Uzbekistan, sekaligus mempererat hubungan budaya dan spiritual antar kedua negara.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Menanggapi peluang kerja sama tersebut, Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov, menyatakan kesiapannya untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui penerjemah, Oybek menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Samarkand sangat terbuka terhadap berbagai gagasan kerja sama yang diajukan oleh Jatim.

“Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai peluang kerja sama antara Pemerintah Jawa Timur dan Samarkand. Jawa Timur telah memberikan gagasannya, dan kami menyambut baik peluang ini untuk diwujudkan dalam kerja sama konkret,” tutur Oybek.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Selain sektor pariwisata, pertemuan ini juga membahas potensi perdagangan produk unggulan. Produk pertanian, tekstil, serta produk industri dari Jawa Timur memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar Uzbekistan, begitu juga sebaliknya. Dengan posisi strategisnya sebagai salah satu pusat perdagangan di Asia Tengah, Uzbekistan dapat menjadi pintu gerbang bagi produk-produk Jawa Timur ke kawasan tersebut.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uzbekistan telah terjalin cukup lama, dan pertemuan ini diharapkan semakin mempererat ikatan antarprovinsi dari kedua negara. Ke depan, berbagai langkah konkret akan diambil untuk merealisasikan kerja sama ini, termasuk kemungkinan pembentukan nota kesepahaman (MoU) antara Jawa Timur dan Samarkand. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru